Tersangka Utama Serangan Teror Paris Sebut Dirinya Tentara ISIS

Kamis, 09 September 2021 - 05:11 WIB
loading...
Tersangka Utama Serangan...
Tersangka utama serangan teror Paris 2015 lalu, Salah Abdeslam, mengaku sebagai tentara ISIS. Foto/The Guardian
A A A
PARIS - Tersangka utama dalam serangan teror Paris, Prancis yang menewaskan 130 orang pada tahun 2015 selama persidangan mengatakan dia adalah seorang tentara Negara Islam (IS, dulu ISIS ).

"Saya melepaskan pekerjaan saya untuk menjadi tentara Negara Islam," ucap Salah Abdeslam ketika ditanya profesinya di pengadilan seperti dikutip dari The Hill, Kamis (9/9/2021).

Ketika ditanya namanya di pengadilan, Abdeslam mengatakan dia hanya ingin bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba-Nya.

Salah Abdeslam diadili atas tuduhan pembunuhan dan terorisme.

Baca juga: Gubernur Provinsi Taliban Tegaskan ISIS Bukan Ancaman Besar

Abdeslam diyakini sebagai satu-satunya anggota kelompok yang masih hidup yang melakukan serangan terhadap enam restoran dan bar, gedung konser dan stadion olahraga di dalam dan sekitar Paris secara berurutan pada suatu malam. Kelompok Negara Islam pada saat itu mengklaim bertanggung jawab dan menyalahkan keterlibatan Prancis dalam memerangi kelompok itu di Irak dan Suriah.

Persidangan melibatkan lebih dari 300 pengacara, 1.800 penggugat dan 20 terdakwa, yang sebagian besar menghadapi hukuman penjara seumur hidup. Sidang diperkirakan akan berlangsung sekitar sembilan bulan.

Pernyataan Abdeslam yang menyatakan dirinya sebagai tentara Negara Islam mengguncang beberapa penyintas yang menganggap deklarasi itu sebagai ancaman.

"Beberapa klien saya tidak melakukannya dengan baik...setelah mendengar pernyataan yang mereka anggap sebagai ancaman langsung yang baru," kata Victor Edou, seorang pengacara untuk delapan orang yang selamat dari gedung konser.

"Ini akan menjadi seperti itu selama sembilan bulan," sambungnya.

Baca juga: Pasukan Khusus Taliban Tangkap Milisi ISIS, Ditutup Matanya dan Dibawa dengan Jip

Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanian mengatakan kepada radio France Inter bahwa ancaman teroris di negara itu tinggi, terutama pada saat-saat seperti persidangan serangan teror Paris.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved