Pengungsi Afghanistan Keluhkan Makanan ‘Seadanya’ di Penampungan Texas

Selasa, 07 September 2021 - 07:01 WIB
loading...
A A A
"Ini bukan cara Anda mengucapkan terima kasih," tweet jurnalis Amerika Jon Nicosia.

Seorang veteran AS menulis, "Ini lebih baik daripada banyak makanan yang saya makan saat menghabiskan 18 bulan di negara Anda melakukan apa yang tidak Anda lakukan."

Komentator Partai Republik Amy Tarkanian menyatakan, “Saya tidak dapat menghubungi seorang veteran tunawisma untuk menanyakan bagaimana mereka menyukai makanan gratis dan perumahan gratis karena mereka tidak mendapatkan barang-barang itu. Mereka juga tidak memiliki iPhone.”

Yang lain meminta Ahmadi meninggalkan AS dan kembali ke Afghanistan jika dia tidak puas dengan kualitas makanan di Fort Bliss.

Namun, dalam wawancara dengan Independent, Ahmadi bersikeras bahwa inti dari tweet itu bukan untuk mengeluh tentang keramahan AS, tetapi menunjukkan pengungsi Afghanistan seperti dia “berada dalam situasi yang tidak pernah mereka inginkan.”

“Saya memiliki pekerjaan yang cukup bagus di Kabul. Saya memiliki kehidupan yang layak. Saya memiliki keluarga saya," papar dia yang "dipaksa meninggalkan Afghanistan" dan menyerahkan segalanya setelah Taliban menguasai Kabul setelah penarikan pasukan AS dari negara itu bulan lalu.

“Saya ingin mengatakan ini adalah kehidupan pengungsi. Dan kita harus bersabar,” papar Ahmadi.

Menurut akun Twitter-nya, Ahmadi meninggalkan Afghanistan menuju AS sebagai pengungsi setelah ibunya yang sudah lanjut usia menyuruhnya melarikan diri.

“Dia kehilangan seorang putra karena perang yang sia-sia, seorang putri karena covid dan sekarang putra lainnya karena migrasi,” klaim Ahmadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved