Terowongan Bawah Tanah Perbatasan Gaza Runtuh, Tiga Orang Tewas

Sabtu, 04 September 2021 - 21:30 WIB
loading...
Terowongan Bawah Tanah...
Pejuang Hamas berada di dalam terowongan bawah tanah. Foto/the tower
A A A
JALUR GAZA - Jenazah tiga warga Palestina ditemukan pada Jumat (3/9) setelah terowongan bawah tanah dari Jalur Gaza selatan ke Mesir runtuh.

Kabar itu diungkapkan pihak berwenang di daerah Gaza yang dikuasai Hamas.

“Tim pertahanan sipil menemukan tiga mayat di bawah tanah dekat perbatasan, selatan kota Rafah, setelah bagian dari terowongan runtuh pada Kamis,” ungkap juru bicara Kementerian Dalam Negeri Palestina Iyad al-Bozom.

Baca juga: Taliban Klaim Benteng Oposisi Terakhir di Lembah Panjshir telah Dikuasai

“Kematian terjadi setelah gas dikirim ke terowongan dari sisi Mesir, memicu keruntuhan yang menewaskan tiga pekerja," ungkap sumber yang dekat dengan Hamas dengan syarat anonim.

Baca juga: Burqa Laris Manis di Afghanistan setelah Taliban Menang Perang

Israel mengatakan jaringan terowongan digali di bawah perbatasan dengan Mesir untuk memungkinkan Hamas dan Jihad Islam menyelundupkan senjata.

Baca juga: Pejuang Perlawanan Panjshir ‘Musnahkan’ 450 Pasukan Taliban

Palestina mengatakan terowongan itu adalah cara bagi orang-orang dan persediaan kebutuhan pokok sehari-hari untuk masuk dan keluar dari Gaza yang diblokade Israel sejak 2007.

Mesir yang menghadapi pemberontakan di Semenanjung Sinai yang bertetangga dengan Gaza, telah menghancurkan ratusan terowongan sejak 2013.

Meski demikian, beberapa terowongan masih digunakan untuk penyelundupan, menurut sumber-sumber Palestina.

Israel juga telah menghancurkan terowongan antara Gaza dan wilayah Israel.

Sepanjang konflik 11 hari dengan kelompok-kelompok bersenjata di Gaza pada Mei, Israel mengatakan target utama adalah jaringan terowongan "metro" yang memungkinkan gerilyawan Hamas meluncurkan ribuan roket.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Tiga Alasan Netanyahu...
Tiga Alasan Netanyahu Tak Berani Melanjutkan Perang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved