Militer Israel Selidiki Insiden Penembakan Fatal Terhadap Warga Palestina

Kamis, 02 September 2021 - 16:04 WIB
loading...
Militer Israel Selidiki...
Militer Israel mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki penembakan fatal terhadap seorang warga sipil Palestina di Tepi Barat. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Militer Israel mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki penembakan fatal terhadap seorang warga sipil Palestina di Tepi Barat. Menurut penduduk setempat, warga Palestina itu dibunuh oleh tentara ketika kembali dari bekerja dari Israel.

Dalam sebuah pernyataan, militer mengatakan pasukan yang beroperasi di dekat jalan raya di mana kendaraan Israel diserang bom molotov awal pekan ini, telah menembaki seorang “tersangka” yang melarikan diri dari daerah itu.

“Sekitar 90 menit kemudian, seorang warga sipil dengan luka tembak tiba di sebuah pos pemeriksaan militer Israel dalam kondisi kritis dan dirawat oleh petugas medis, tetapi meninggal,” kata militer Israel. Baca juga: Bentrok di Nablus, Tentara Israel Tembak Kepala Remaja Palestina

Warga Palestina mengidentifikasi korban sebagai pria berusia 39 tahun yang tinggal di dekat lokasi penembakan. Mereka mengatakan dia bekerja secara legal di Israel dan sedang dalam perjalanan pulang ketika dia ditembak.

"Insiden itu sedang ditinjau dan secara bersamaan sedang diselidiki oleh Divisi Reserse Kriminal Polisi Militer. Temuan akan ditransfer ke Korps Advokat Jenderal Militer untuk diperiksa,” ujar militer Israel, seperti dilansir Reuters pada Kamis (2/9/2021).

Tepi Barat, Gaza dan Yerusalem Timur, daerah di mana Palestina berharap untuk menciptakan negara merdeka, direbut oleh Israel dalam Perang Timur Tengah 1967. Kekerasan sering meletus sejak pembicaraan damai yang disponsori Amerika Serikat gagal pada 2014. Baca juga: Gelar Pertemuan, Menhan Israel dan Presiden Palestina Dicap Pengkhianat
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved