AS Tinggalkan Helikopter Tak Berfungsi, Taliban Marah dan Merasa Dikhianati

Kamis, 02 September 2021 - 07:29 WIB
loading...
AS Tinggalkan Helikopter...
Para milisi Taliban merasa dikhianati setelah mendapati beberapa helikopter yang ditinggalkan AS di bandara Kabul, Afghanistan, sudah tidak berfungsi. Foto/Russia Today
A A A
KABUL - Para milisi Taliban pada hari Rabu (1/9/2021) marah dan merasa dikhianati setelah mendapati bahwa beberapa helikopter yang ditinggalkan Amerika Serikat (AS) di bandara Kabul sudah tidak berfungsi.

Bagi para milisi, peralatan tempur itu sudah menjadi milik Taliban karena mereka adalah pemerintah Afghanistan saat ini. Mereka merasa berhak atas warisan peralatan tempur Tentara Nasional Afghanistan.

Baca juga: Taliban Tunjukkan Pasukan Khusus di Bandara Kabul: 'Ini Pelajaran bagi Dunia'

Jurnalis Al Jazeera, Charolote Bellis, dalam sebuah video terlihat mengunjungi hanggar militer bandara dan mengatakan kelompok Taliban mengharapkan Amerika untuk meninggalkan helikopter-helikopter dalam keadaan utuh untuk digunakan.

"Ketika saya berkata kepada mereka, 'mengapa Anda berpikir bahwa Amerika akan membiarkan semuanya beroperasi untuk Anda'? Mereka mengatakan 'karena kami percaya itu adalah aset nasional dan kami adalah pemerintah sekarang dan ini bisa sangat berguna bagi kami'," katanya.

Seorang juru bicara Departemen Pertahanan AS mengatakan kepada Fox News; "Kami menonaktifkan/mendemiliterisasi peralatan itu di Bandara Internasional Hamid Karzai sebelum keberangkatan kami."

Sementara itu, Taliban berharap sisi komersial bandara Kabul dibuka kembali untuk penerbangan dalam beberapa hari mendatang.

Penerbangan yang membawa tentara terakhir Amerika berangkat dari Afghanistan pada Senin malam, menandai berakhirnya kehadiran militer AS selama hampir 20 tahun di negara itu.

"Ada banyak patah hati yang terkait dengan keberangkatan ini," kata Komandan Komando Pusat (CENTCOM) AS Jenderal Kenneth McKenzie tentang penutupan operasi evakuasi.

Baca juga: Dipecat karena Kritik Biden soal Afghanistan, Tentara AS Serukan Revolusi

Dia mengakui evakuasi tersebut tak bisa membawa seluruh orang. "Kami tidak mengeluarkan semua orang yang kami inginkan," ujarnya.

Selain orang-orang yang tertinggal di Kabul, Jenderal McKenzie mengatakan AS juga meninggalkan peralatan seperti sistem C-RAM (counter-artillery, artillery and mortar) yang digunakan untuk menembak jatuh roket, serta puluhan Humvee lapis baja dan beberapa pesawat.

Jenderal Amerika itu menambahkan bahwa peralatan telah dinonaktifkan dan pada akhirnya tidak ada yang mampu menjalankan misi.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved