Taliban Menyeru Semua Negara Mengembalikan Misi Diplomatik ke Afghanistan

Kamis, 02 September 2021 - 05:01 WIB
loading...
Taliban Menyeru Semua...
Para pemimpin Taliban berbicara di depan pasukan khusus mereka di Kabul, Afghanistan. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Gerakan Taliban menyerukan negara-negara asing yang telah menutup kedutaan besar di negara itu setelah Taliban berkuasa agar kembali ke Kabul.

Seruan itu diungkapkan juru bicara Taliban Mohammad Naeem dalam wawancara dengan Sputnik .

Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dan Jepang mengumumkan pemindahan misi diplomatik mereka dari Afghanistan ke Qatar.

Baca juga: Sistem Pertahanan Udara Iran Mampu Deteksi Pesawat Siluman Musuh

Belanda juga mengumumkan permintaan ke Qatar untuk menerima misi diplomatik mereka di Afghanistan. Jerman juga membahas masalah ini.

Baca juga: Pesawat Qatar yang Membawa Tim Teknis Dilaporkan Mendarat di Kabul

“Tentu saja kami mendesak. Kami telah menjamin keamanan di Kabul. Saya ingin mencatat bahwa sejak awal perubahan, tidak ada satu masalah pun dengan kedutaan mana pun. Ini menunjukkan bahwa kami menepati janji dan dapat membela negara kami," ungkap Naeem.

Baca juga: Perdana Menteri Israel Hukum Menhan karena Bertemu Presiden Palestina

“Taliban ingin dapat melakukan dialog dengan negara-negara tetangga, komunitas global dan negara-negara kawasan,” papar dia.

Dunia internasional masih menunggu pelaksanaan janji-janji Taliban yang akan menerapkan kebijakan yang lebih moderat dalam pemerintahan kali ini.

Namun banyak pihak tidak yakin Taliban mampu menepati janji-janjinya. Dunia internasional masih mengkhawatirkan nasib hak-hak wanita untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan di era Taliban.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Sinopsis Don’t Mess...
Sinopsis Don’t Mess with the Blind Heiress di V+Short, Kisah Sang Pewaris Buta
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Berita Terkini
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved