Viral, Video Anggota Taliban Gelantungan di Helikopter Black Hawk
Selasa, 31 Agustus 2021 - 18:44 WIB
loading...
A
A
A
Ketika pertama kali mengumumkan penarikan pasukan dari Afghanistan pada bulan April, Presiden AS Joe Biden berjanji pasukan Amerika akan meninggalkan negara itu pada 11 September, bertepatan dengan peringatan 20 tahun serangan yang direncanakan al-Qaeda terhadap Menara Kembar di New York City.
Serangan itu adalah alasan utama AS mengirim pasukan ke Afghanistan pada tahun 2001, dan mereka kemudian menggulingkan Taliban, yang menjadi sekutu kelompok militan al-Qaeda.
Keberangkatan militer Barat dari Afghanistan tidak berjalan sesuai rencana.
Ketika pasukan AS dan sekutu meninggalkan negara itu, Taliban dengan cepat merebut kekuasaan, merebut hampir semua provinsi strategis utama dalam hitungan minggu.
Ketika AS dan sekutunya bergegas untuk mengevakuasi warga dan warga Afghanistan yang bekerja dengan mereka tepat waktu untuk batas waktu 31 Agustus, seorang pembom bunuh diri pada hari Kamis meledakkan bahan peledak di dekat gerbang bandara Kabul, menewaskan 13 tentara Amerika dan sejumlah warga Afghanistan yang mencoba untuk melarikan diri dari Taliban.
Serangan itu diklaim dilakukan oleh ISIS-K, afiliasi ISIS yang berbasis di Afghanistan. Amerika Serikat kemudian menanggapi dengan serangan pesawat tak berawak terhadap target ISIS-K.
Baca juga: Habisi Petinggi ISIS-K Afghanistan, AS Gunakan 'Bom Ninja'
Serangan itu adalah alasan utama AS mengirim pasukan ke Afghanistan pada tahun 2001, dan mereka kemudian menggulingkan Taliban, yang menjadi sekutu kelompok militan al-Qaeda.
Keberangkatan militer Barat dari Afghanistan tidak berjalan sesuai rencana.
Ketika pasukan AS dan sekutu meninggalkan negara itu, Taliban dengan cepat merebut kekuasaan, merebut hampir semua provinsi strategis utama dalam hitungan minggu.
Ketika AS dan sekutunya bergegas untuk mengevakuasi warga dan warga Afghanistan yang bekerja dengan mereka tepat waktu untuk batas waktu 31 Agustus, seorang pembom bunuh diri pada hari Kamis meledakkan bahan peledak di dekat gerbang bandara Kabul, menewaskan 13 tentara Amerika dan sejumlah warga Afghanistan yang mencoba untuk melarikan diri dari Taliban.
Serangan itu diklaim dilakukan oleh ISIS-K, afiliasi ISIS yang berbasis di Afghanistan. Amerika Serikat kemudian menanggapi dengan serangan pesawat tak berawak terhadap target ISIS-K.
Baca juga: Habisi Petinggi ISIS-K Afghanistan, AS Gunakan 'Bom Ninja'
(ian)
Lihat Juga :