Viral, Video Anggota Taliban Gelantungan di Helikopter Black Hawk

Selasa, 31 Agustus 2021 - 18:44 WIB
loading...
A A A
Foto dan video media sosial menunjukkan para militan memamerkan peralatan militer sejak pertengahan Agustus. Pada hari Senin, sebanyak lima roket ditembakkan ke bandara tetapi dicegat oleh sistem pertahanan rudal, kata seorang pejabat AS kepada Reuters.

Pemerintah AS memberi tentara Nasional Afghanistan ribuan senjata dan peralatan militer selama konflik yang berlangsung bertahun-tahun. Sebuah laporan akuntabilitas pemerintah AS mengatakan bahwa antara tahun 2003 dan 2016, Amerika memberikan sejumlah besar perangkat keras militer pada pasukan Afghanistan yang berperang bersamanya, termasuk 358.530 senapan dari berbagai merek, lebih dari 64.000 senapan mesin, 25.327 peluncur granat, dan 22.174 Humvee.

Pada akhir Juni, Angkatan Udara Afghanistan sebelumnya mengoperasikan 167 pesawat, termasuk helikopter serang dan pesawat, menurut laporan Inspektur Jenderal Khusus untuk Rekonstruksi Afghanistan (Sigar) yang berbasis di AS.

Laporan itu menambahkan bahwa setidaknya 3.012 Humvee diberikan kepada Tentara Nasional Afghanistan antara Desember 2017 dan Juni 2021.

Baca juga: Inilah 10 Peralatan Militer AS Termahal yang Direbut Taliban secara Gratis

Rekaman itu dibagikan hanya sehari sebelum pasukan terakhir AS akan meninggalkan Afghanistan.

Pada hari Senin, perang dua dekade yang dipimpin AS secara resmi berakhir, ketika pesawat militer terakhir meninggalkan bandara internasional di Kabul yang dikuasai Taliban. Penerbangan evakuasi terakhir itu berlangsung di tengah transportasi udara yang kacau untuk mengangkut ke luar negeri warga Amerika dan warga Afghanistan yang bekerja sama dengan mereka selama perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Iran Tolak Negosiasi...
Iran Tolak Negosiasi dengan AS saat Ini, Fokus Perang
Rekomendasi
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Roy Suryo Dilaporkan...
Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel Terkait Pencemaran Nama Baik
5 Negara Pengirim Modal...
5 Negara Pengirim Modal Terbesar ke Indonesia, Ini Rajanya dalam 10 Tahun Terakhir
Berita Terkini
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Infografis
5 Anggota NATO Terlemah...
5 Anggota NATO Terlemah di 2025, Ada Negara Paling Aman di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved