Meski Jalin Hubungan dengan China, Mikronesia Jadi Pangkalan Militer Baru AS

Selasa, 31 Agustus 2021 - 14:00 WIB
loading...
A A A
Posisi strategis Mikronesia dan pulau-pulau Pasifik tetangga tidak luput dari perhatian para pemikir pertahanan AS dalam beberapa tahun terakhir. Pada September 2019, sebuah laporan oleh Rand Corporation menyebut FASsebagai “jalan raya super proyeksi daya yang melintasi jantung Pasifik Utara ke Asia.”

"Sejarah menggarisbawahi bahwa FAS memainkan peran penting dalam strategi pertahanan AS," bunyi laporan itu, seperti dilansir Radio New Zealand.

"Jika diabaikan atau ditumbangkan, mereka bisa menjadi, seperti di masa lalu, kerentanan kritis."

"Ke depan, Amerika Serikat, sekutunya, dan mitranya harus menunjukkan komitmen mereka terhadap kawasan dengan mempertahankan tingkat pendanaan yang sesuai untuk FAS, dan memperkuat keterlibatan dengan FAS secara lebih luas," saran Rand Corporation lebih lanjut.

Gagasan yang lebih spesifik muncul dalam editorial April 2021 di Defense One yang ditulis oleh Abraham M. Denmark, yang menjabat sebagai Wakil Asisten Menteri Pertahanan untuk Asia Timur di bawah mantan Presiden AS Barack Obama dari 2015 hingga 2017, dan Eric Sayers, seorang visiting fellow di American Enterprise Institute (AEI) dan mantan asisten khusus INDOPACOM.

Mereka berpendapat bahwa untuk mencegah Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), AS harus membangun fasilitas di pulau-pulau Pasifik utama termasuk Tinian, salah satu Kepulauan Mariana Utara di utara Guam; Palau, yang berjarak sekitar 750 mil barat daya Guam; dan Yap, pulau besar paling barat di Mikronesia, yang terletak sekitar setengah jalan antara Guam dan Palau.

Guam saat ini merupakan pusat aktivitas militer AS di kawasan tersebut, dengan fasilitas Pentagon mencakup 29 persen dari total wilayah tersebut permukaan pulau itu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Trump Kecam Wasit Brasil...
Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!
Rekomendasi
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved