Taliban Puji China sebagai Tetangga Hebat
Selasa, 31 Agustus 2021 - 08:06 WIB
loading...
A
A
A
Ketika kerumunan orang yang berusaha meninggalkan negara itu berkumpul, pintu masuk ke Bandara Internasional Hamid Karzai diserang oleh bom bunuh diri kelompok ISIS-Khorasan pada pekan lalu. ISIS-Khorasan adalah kelompok ISIS cabang Afghanistan-Pakistan yang memusuhi AS dan Taliban.
Serangan bom bunuh diri itu menewaskan hampir 200 orang, termasuk 13 tentara AS.
Namun, setelah AS melakukan serangan udara pembalasan terhadap ISIS-Khorasan yang juga menewaskan sejumlah warga sipil, para pejabat Taliban mengecam rekan-rekan AS mereka karena tidak memberi tahu mereka dan membiarkan mereka menghadapi ancaman tersebut.
Ketika pasukan AS terakhir pergi, Taliban mengambil alih kendali bandara Kabul, yang saat ini tidak bisa dioperasikan.
Menurut laporan Middle East Eye (MEE), mereka telah membuat kesepakatan dengan pemerintah Turki dan Qatar di mana kedua negara akan mengoperasikan bandara sebagai konsorsium dan mengakui Taliban sebagai penguasa sah Afghanistan. Tidak jelas apa yang ditawarkan Taliban sebagai imbalan, tetapi para pejabat menolak untuk mengomentari pembicaraan tersebut.
Pada hari Selasa, Mohammad Naim, juru bicara kantor politik Taliban, mengatakan kepada Sputniknews bahwa melanjutkan operasi bandara adalah salah satu prioritas Taliban, yang mereka harap akan terjadi sesegera mungkin.
Serangan bom bunuh diri itu menewaskan hampir 200 orang, termasuk 13 tentara AS.
Namun, setelah AS melakukan serangan udara pembalasan terhadap ISIS-Khorasan yang juga menewaskan sejumlah warga sipil, para pejabat Taliban mengecam rekan-rekan AS mereka karena tidak memberi tahu mereka dan membiarkan mereka menghadapi ancaman tersebut.
Ketika pasukan AS terakhir pergi, Taliban mengambil alih kendali bandara Kabul, yang saat ini tidak bisa dioperasikan.
Menurut laporan Middle East Eye (MEE), mereka telah membuat kesepakatan dengan pemerintah Turki dan Qatar di mana kedua negara akan mengoperasikan bandara sebagai konsorsium dan mengakui Taliban sebagai penguasa sah Afghanistan. Tidak jelas apa yang ditawarkan Taliban sebagai imbalan, tetapi para pejabat menolak untuk mengomentari pembicaraan tersebut.
Pada hari Selasa, Mohammad Naim, juru bicara kantor politik Taliban, mengatakan kepada Sputniknews bahwa melanjutkan operasi bandara adalah salah satu prioritas Taliban, yang mereka harap akan terjadi sesegera mungkin.
(min)
Lihat Juga :