Taliban: Perlawanan Panjshir Hanya Dua Orang yang Ingin Perang Berlanjut

Jum'at, 27 Agustus 2021 - 22:53 WIB
loading...
A A A
“Kami telah berulang kali meminta Ahmad Massoud, mendesaknya menyelesaikan perbedaan kami melalui negosiasi. Tidak perlu berkelahi. Kami belum mendengar kabar darinya,” ujar pejabat Taliban, Mujahid.

Dia menambahkan, penolakan itu tidak terlalu mengganggu Taliban karena mereka memiliki kekuatan militer yang cukup "untuk menjaga situasi di Lembah Panjshir terkendali."

Massoud menggunakan reputasi legendaris ayahnya dan kontak dengan para komandan mujahidin tua untuk menggalang dukungan bagi perjuangannya.

Dia juga secara terbuka memohon kepada AS dan negara-negara Barat lainnya, mendesak mereka menyediakan senjata, amunisi, dan dukungan lain untuk milisinya, berjanji berperang melawan Taliban.

Namun kemampuannya mendapatkan momentum di luar sukunya sendiri dan menimbulkan ancaman militer yang kredibel terhadap Taliban tetap diragukan.

Tampaknya Taliban ingin mengisolir kelompok perlawanan itu hanya di kawasan lembah Panjshir. Apalagi saat ini Taliban memiliki banyak persenjataan canggih buatan AS yang ditinggalkan pasukan Afghanistan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved