Dihukum Mati, Bos Yakuza Bilang ke Hakim 'Anda Akan Menyesali Ini'

Kamis, 26 Agustus 2021 - 07:32 WIB
loading...
Dihukum Mati, Bos Yakuza...
Satoru Nomura, 74, bos Yakuza Kudo-kai di Jepang dihukum mati atas tuduhan mendalangi pembunuhan tiga warga sipil. Foto/ANN
A A A
TOKYO - Seorang bos Yakuza atau gengkriminal Jepang dijatuhi hukuman mati oleh hakim pengadilan setempat pada hari Selasa atas tuduhan memerintahkan pembunuhan terhadap tiga warga sipil. Usai divonis mati, dia memperingatkan bahwa hakim akan menyesal seumur hidup atas penjatuhan vonis mati.

Satoru Nomura, 74, kepala Yakuza “Kudo-kai” di barat daya Jepang, membantah tuduhan bahwa dia mendalangi serangan kekerasan terhadap tiga orang biasa.

Baca juga: 100 Pasukan Khusus Afghanistan Diam-diam Diterbangkan ke Inggris

Pengadilan Distrik Fukuoka mengonfirmasi telah menjatuhkan hukuman mati kepada Nomura, sementara media Jepang mengatakan putusan itu dijatuhkan meskipun kurangnya bukti yang secara langsung menghubungkannya dengan kejahatan tersebut.

"Saya meminta keputusan yang adil...Anda akan menyesali ini seumur hidup Anda," kata Nomura kepada hakim setelah hukuman dijatuhkan, sebagaimana dikutip AFP, Kamis (26/8/2021) dariNishinippon Shimbun.

Yakuza telah lama ditoleransi di Jepang sebagai kejahatan yang diperlukan untuk memastikan ketertiban di jalanan dan menyelesaikan sesuatu dengan cepat, betapapun meragukan caranya.

Namun dalam beberapa dekade terakhir, peraturan anti-geng yang lebih ketat, toleransi sosial yang memudar dan ekonomi yang lemah telah mengakibatkan keanggotaan Yakuza terus menurun.

Nomura dinyatakan bersalah atas tuduhan memerintahkan penembakan fatal tahun 1998 terhadap seorang mantan bos koperasi perikanan yang memberikan pengaruh atas proyek pembangunan pelabuhan.

Dia juga dituduh berada di balik serangan tahun 2014 terhadap kerabat korban pembunuhan, dan serangan pisau tahun 2013 terhadap seorang perawat di sebuah klinik tempat Nomura mencari perawatan.

Penembakan pada tahun 2012 terhadap seorang mantan pejabat polisi yang menyelidiki sindikat Kudo-kai juga dianggap sebagai tanggung jawab Nomura. Pejabat itu selamat dengan luka serius di pinggang dan kakinya.

Baca juga: Operasi Senyap Selamatkan 20 Tentara SAS dari Taliban di Kandahar

Jaksa dilaporkan berargumen bahwa Nomura telah melakukan kontrol mutlak atas sindikat Kudo-kai. Orang nomor dua di geng tersebut, Fumio Tanoue, dihukum penjara seumur hidup pada hari Selasa.

Yakuza tumbuh dari kekacauan Jepang pascaperang menjadi organisasi kriminal bernilai miliaran dollar. Organisasi mafia ini terlibat dalam segala hal mulai dari bisnis narkoba dan prostitusi hingga pemerasan perlindungan dan kejahatan kerah putih.

Tidak seperti geng kriminal Italia yang dikenal sebagai "Mafia" atau di China yang dikenal sebagai "Triad", Yakuza telah lama menempati wilayah abu-abu dalam masyarakat Jepang—mereka tidak ilegal, dan setiap kelompok memiliki markas sendiri yang terlihat jelas oleh polisi.

Dengan lebih dari 100 terpidana mati, Jepang adalah salah satu dari sedikit negara maju yang mempertahankan hukuman mati.

Dukungan publik untuk hukuman mati tetap tinggi meskipun ada kritik internasional, termasuk dari kelompok hak asasi manusia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
Berita Terkini
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved