Indonesia Jadi Negara Ke-70 yang Setujui Penggunaan Vaksin Sputnik V Rusia

Rabu, 25 Agustus 2021 - 15:40 WIB
loading...
Indonesia Jadi Negara...
Sputnik V diberikan otorisasi penggunaan darurat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Indonesia menjadi negara ke-70 di dunia yang mendaftarkan vaksin Sputnik V buatan Rusia. Sputnik V diberikan otorisasi penggunaan darurat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia.

Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) mengatakan, berdasarkan data yang diperoleh selama vaksinasi dengan Sputnik V di sejumlah negara menunjukkan bahwa Sputnik V adalah salah satu vaksin teraman dan paling efektif melawan Covid-19. Baca juga: Rusia Klaim Vaksin Sputnik V Buatannya 90% Ampuh Lawan Varian Delta

“Indonesia adalah salah satu negara terpadat di Asia dan dimasukkannya Sputnik V dalam portofolio vaksin nasional akan memungkinkan penggunaan salah satu vaksin teraman dan paling efektif di dunia,” ucap CEO RDIF,Kirill Dmitrievdalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Rabu (25/8/2021).

“Sputnik V didasarkan pada platform vektor adenoviral manusia yang telah terbukti dan berhasil digunakan di lebih dari 50 negara. Persetujuan di Indonesia didasarkan pada hasil penilaian vaksin yang komprehensif dan akan memberikan kontribusi penting dalam perjuangan negara melawan pandemi,” sambungnya.

Menurut RDIF, dengan masuknya Indonesia dalam daftar negara yang menyetujui penggunaan vaksin itu, total populasi semua negara tempat Sputnik V disetujui untuk digunakan sekarang melebihi empar miliar orang, yang merupakan lebih dari setengah populasi global.

Ini menempatkan Sputnik V berada di urutan kedua di antara vaksin Covid-19 secara global dalam hal jumlah persetujuan yang dikeluarkan oleh regulator pemerintah. Baca juga: Menhan Rusia: Taliban Punya Lebih dari 100 Sistem Pertahanan Udara Portabel
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Berita Terkini
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved