Batas Waktu Evakuasi Tidak Diperpanjang, Menlu Jerman Mencak-mencak

Rabu, 25 Agustus 2021 - 15:17 WIB
loading...
Batas Waktu Evakuasi...
Menteri Luar Negeri Jerman mengeluhkan batas waktu evakuasi dari Afghanistan yang mepet. Foto/Russia Today
A A A
BERLIN - Jerman tidak akan dapat mengevakuasi warganya dan warga Afghanistan yang bekerja sama dengan pasukan negara itu pada 31 Agustus. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman Heiko Maas, menambahkan bahwa 100 orang warga Jerman masih belum sampai ke bandara Kabul, Afghanistan.

"Kami tidak akan bisa mengeluarkan semua orang dari Afghanistan di hari-hari yang tersisa dari operasi evakuasi militer ini," kata Maas kepada stasiun televisi Jerman, Bild, seraya menambahkan bahwa "kejujuran" menuntut dia mengakui fakta ini seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (25/8/2021).

Maas mengatakan bahwa pejabat Jerman menjalin kontak dengan 100 warga negara dan keluarga mereka di lapangan serta mengetahui lokasi mereka.

"Para pejabat masih berusaha membawa mereka ke bandara Kabul dengan cara yang cukup aman dan membawa mereka ke salah satu penerbangan Bundeswehr," ungkapnya.

Baca juga: Sekutu AS Desak Biden Perpanjang Waktu Evakuasi di Afghanistan

Dia juga mengakui bahwa Berlin harus bernegosiasi dengan Taliban untuk mengevakuasi beberapa orang sambil menggambarkannya sebagai situasi yang lebih buruk dari sekedar keadaan yang tidak normal.

"Untuk melakukan ini, seseorang harus menempuh jalan yang tidak diinginkannya," ucap Maas, dengan alasan bahwa Jerman tidak punya pilihan lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Cerita Bunda Corla Kehilangan...
Cerita Bunda Corla Kehilangan Pekerjaan di Jerman, Ketahuan Liburan saat Cuti Sakit
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved