Putin: Penarikan Pasukan AS Timbulkan Masalah Bagi Rusia

Rabu, 25 Agustus 2021 - 08:46 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Tolak Pengungsi, Putin: Kami Tak Ingin Militan Afghanistan di Rusia

Sementara itu Menteri Pertahanan Rusia telah menyuarakan keprihatinan tentang Taliban yang menyita sejumlah besar senjata, termasuk sistem rudal pertahanan udara, setelah menyapu Afghanistan.

Sergei Shoigu mengatakan bahwa Taliban telah menyita ratusan kendaraan tempur bersama dengan sejumlah pesawat tempur dan helikopter.

Dia mengungkapkan kekhawatiran khusus tentang Taliban yang memperoleh lebih dari 100 sistem rudal pertahanan udara portabel.

Shoigu mencatat bahwa masalah pengungsi Afghanistan adalah penyebab keprihatinan serius.

Kepala pertahanan Rusia menyuarakan harapan bahwa Taliban akan bergerak untuk membentuk pemerintahan inklusif yang akan mencakup semua kelompok di negara itu.

Sedangkan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan Moskow sangat menentang kehadiran pasukan AS di negara-negara Asia Tengah bekas Soviet dan juga menentang upaya Amerika untuk membujuk mereka menampung pengungsi Afghanistan.

Berbicara selama kunjungan hari Selasa ke Hongaria, Lavrov mencatat bahwa Rusia dan beberapa negara Asia Tengah adalah anggota pakta keamanan yang menetapkan bahwa setiap kehadiran militer asing di kawasan itu memerlukan persetujuan bersama mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Parlemen Israel Setujui...
Parlemen Israel Setujui RUU Larang Kumandang Azan di Masjid-Masjid
Rekomendasi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Penalti Menit Akhir...
Penalti Menit Akhir Belgia Paksa Senegal Angkat Koper
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Berita Terkini
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved