Putus Asa, Warga Nigeria Jual Rumah dan Tanah untuk Menebus Anaknya yang Diculik

Selasa, 24 Agustus 2021 - 18:02 WIB
loading...
A A A
Menteri Informasi Nigeria Lai Mohammed, dalam sebuah wawancara dengan Reuters, membela strategi untuk tidak membayar uang tebusan.

Sebaliknya, katanya, pemerintah telah menghancurkan beberapa kamp bandit dan mencoba pendekatan lain untuk mengatasi bandit.

Dia menolak memberikan perincian, dengan alasan perlunya kerahasiaan seputar operasi yang sedang berlangsung, tetapi mengatakan semua tingkat pemerintah bekerja untuk membebaskan anak-anak korban penculikan.

"Kami memenangkan perang melawan pemberontakan dan kami memenangkan perang melawan bandit," kata Mohammed.

Pemerintah negara bagian Niger, termasuk Tegina, menolak berkomentar. Pejabat yang bekerja dengan gubernur mengatakan mereka perlu merahasiakan upaya mereka.

Sementara itu, tantangan terus menggunung.

Baca juga: Bunuh Polisi, KKB Culik 80 Murid dan 5 Guru Nigeria

Proyek Data Lokasi dan Peristiwa Konflik Bersenjata (ACLED), sebuah LSM, melacak peningkatan 28% kekerasan secara nasional di Nigeria dalam enam bulan pertama tahun 2021, dibandingkan dengan enam bulan sebelumnya.

Kematian yang dilaporkan dari kekerasan nasional naik 61% menjadi 5.197, katanya.

Semuanya menjelaskan, Bukarti dari Extremism Policy Unit mengatakan, mengapa Adam dan orang tua lainnya rela menjual semua yang mereka miliki untuk membayar uang tebusan sendiri.

"Mereka tidak mampu membelinya dengan cara apapun. Tapi ini masalah hidup dan mati. Dan mereka tahu agen keamanan tidak bisa membebaskan orang yang mereka cintai."

Baca juga: Pasukan AS Hampir Invasi Nigeria di Bawah Presiden Trump
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Bukan ke Iran atau Venezuela,...
Bukan ke Iran atau Venezuela, Apa yang Memicu AS Kirim Ratusan Tentara ke Negara Ini?
Langka, Pilot Ini Selamatkan...
Langka, Pilot Ini Selamatkan 80 Penumpang dari Pesawat yang Mesinnya Meledak di Udara
Inggris Diperintahkan...
Inggris Diperintahkan Bayar Rp9,6 Triliun untuk Ganti Rugi Pembunuhan Era Kolonial
Siapa Gustavo Petro?...
Siapa Gustavo Petro? Presiden Kolombia yang Jadi Target Penculikan Trump setelah Maduro
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Richard Lee Buka Suara...
Richard Lee Buka Suara usai Jadi Tersangka, Siap Bongkar Fakta di Persidangan
Berita Terkini
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved