Menlu Wu: Sekarang Saatnya PBB Terima Taiwan agar Bisa Bantu Dunia Tangani COVID-19

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 14:25 WIB
loading...
Menlu Wu: Sekarang Saatnya...
Menteri Luar Negeri Republik China atau Taiwan, Jaushieh Joseph Wu. Foto/TETO
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Republik China atau Taiwan , Jaushieh Joseph Wu, mengatakan negaranya siap memberikan kontribusi kepada masyarakat internasional dalam mengatasi pandemic COVID-19. Menurutnya, sekarang saatnya PBB menerima Taiwan sebagai negara anggota.

Pandemi COVID-19 yang disebabkan oleh virus corona SARS-CoV-2 masih melanda dunia dan sampai saat ini telah menyebabkan lebih dari 200 juta orang terdiagnosis dan empat juta orang meninggal.

Baca juga: Pesawat TNI Angkatan Udara Evakuasi 26 WNI dari Afghanistan

Dihadapkan dengan puncak pandemi lainnya yang disebabkan oleh varian Delta virus corona SARS-CoV-2 yang sangat menular, semua negara di seluruh dunia sangat menantikan kemampuan PBB untuk memperkuat tindakannya dalam menyelesaikan krisis.

“Dalam menghadapi gelombang pandemi yang meningkat baru-baru ini, Taiwan telah mampu mengendalikannya dengan baik, dan karenanya memiliki kemampuan untuk bekerja sama dengan negara sahabat dan mitra untuk menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi tersebut,” kata Menlu Wu dalam keterangan tertulis Taipei Economic and Trade Office (TETO) kepada SINDOnews.com, Jumat (20/8/2021).

“Taiwan memiliki kemampuan anti-pandemi yang sangat baik, kemampuan untuk memenuhi kebutuhan rantai pasokan global dengan cepat, dan memberikan bantuan substantif berkelanjutan kepada negara mitra. Sehingga tidak ada alasan untuk melarang Taiwan memainkan peran konstruktif di dalam struktur PBB,” ujar diplomat Taiwan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
Ini Fakta Varian Covid-19...
Ini Fakta Varian Covid-19 Omicron yang Mulai Meresahkan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved