Presiden AS Joe Biden Tak Percaya Taliban Telah Berubah

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 07:31 WIB
loading...
A A A
Biden menegaskan kembali bahwa dia menganggap penarikan pasukan Amerika sebagai hal yang benar untuk dilakukan, dan mengatakan dia akan menarik pasukan bahkan jika pemerintahan Trump belum mencapai kesepakatan damai dengan Taliban di Doha pada Februari 2020.

"Saya akan mencoba mencari cara untuk menarik pasukan itu, ya, karena lihat, George. Tidak ada waktu yang tepat untuk meninggalkan Afghanistan. Lima belas tahun yang lalu akan menjadi masalah, 15 tahun dari sekarang. Pilihan dasarnya adalah saya Saya akan mengirim putra dan putri Anda berperang di Afghanistan untuk selama-lamanya?...Apa yang dimaksud dengan kekalahan Taliban? Apa yang dimaksud dengan kekalahan? Apakah kita akan pergi? Katakanlah mereka menyerah seperti sebelumnya. Oke. Apakah kita akan pergi? ...Kami menghabiskan lebih dari USD1 triliun, George, 20 tahun. Tidak ada waktu yang tepat untuk pergi," kata presiden Biden mengulang-ulang perkataannya.

Baca juga: Jerman: Kembali Berkuasanya Taliban Kemenangan Moral Islam atas Barat

Diminta mengomentari kegagalan kolosal intelijen AS untuk memprediksi bahwa pemerintah Afghanistan akan jatuh begitu cepat, Biden mengatakan bahwa laporan intelijen yang telah dia baca mengatakan bahwa keruntuhan akan lebih mungkin terjadi pada akhir tahun.

"Pertanyaannya adalah apakah atau tidak—gagasan bahwa Taliban akan mengambil alih didasarkan pada gagasan bahwa—entah bagaimana, 300.000 tentara yang telah kami latih dan lengkapi akan runtuh begitu saja, mereka akan menyerah begitu saja. Tidak berpikir ada yang mengantisipasi itu," kata Biden.

"Ketika Anda memiliki pemerintah Afghanistan, pemimpin pemerintah itu naik pesawat dan lepas landas dan pergi ke negara lain, ketika Anda melihat keruntuhan signifikan pasukan Afghanistan yang telah kami latih—hingga 300.000 dari mereka hanya meninggalkan peralatan mereka dan lepas landas, itu—Anda tahu, saya tidak—itulah yang terjadi. Itulah yang terjadi," papar Biden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Berita Terkini
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved