Putus Asa, Para Wanita Lempar Bayi Lewati Kawat Berduri di Bandara Kabul

Kamis, 19 Agustus 2021 - 12:36 WIB
loading...
Putus Asa, Para Wanita...
Sejumlah orang meloncati pagar dan kawat berduri di bandara Kabul, Afghanistan. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Ada kawat berduri yang memisahkan pasukan Amerika Serikat (AS) dan Inggris dari ribuan warga Afghanistan yang putus asa mencoba melarikan diri dari negara itu di bandara Kabul.

Dari balik kawat dan gerbang, ribuan pria dan wanita ini berteriak minta tolong pada pasukan asing.

Putus Asa, Para Wanita Lempar Bayi Lewati Kawat Berduri di Bandara Kabul


Laporan Sky News menceritakan pengalaman langsung berjaga-jaga mengantisipasi serbuan Taliban ke dalam bandara saat ribuan warga Afghanistan memohon bantuan.

Baca juga: Gadis Muda Afghanistan Mohon Bantuan Tentara AS: Taliban Mendatangi Saya

Seorang pejabat senior militer Inggris mengatakan kepada reporter bagaimana pasukannya menangis di malam hari setelah melihat wanita melemparkan anak-anak mereka ke atas kawat berduri, meminta tentara menangkap bayinya di sisi lain.

Baca juga: Sumpah Pulang ke Afghanistan, Ghani Sudah ‘Tidak Dianggap’ Amerika Serikat

“Mengerikan, para wanita melemparkan bayi-bayi mereka ke kawat berduri, meminta tentara mengambilnya, beberapa bayi tersangkut di kawat,” ungkap tentara Inggris itu.

Baca juga: Mantan Presiden Afghanistan Ghani Nongol di UEA, Sangkal Gondol Uang Jutaan Dolar

Bandara Kabul telah menjadi gambaran nyata keputusasaan sejak Taliban menguasai ibu kota Afghanistan dan Presiden Ashraf Ghani meninggalkan negara itu.

Ribuan pria, wanita dan anak-anak terlihat bergegas menuju bandara Kabul bahkan ketika pasukan AS melepaskan tembakan untuk mengendalikan gelombang pengungsi.

Ratusan warga Afghanistan terlihat memadati jet militer Angkatan Udara AS saat lepas landas dari landasan pacu Kabul.

Beberapa orang berhasil bertahan di roda penerbangan atau duduk di sayap pesawat, hanya untuk jatuh ke kematian mereka dari langit.

Video baru dari bandara Kabul telah muncul menunjukkan wanita menangis minta tolong dari luar gerbang dan kawat berduri, memohon pasukan membiarkan mereka masuk.

Dalam video itu, para wanita terdengar berkata, "Tolong kami, Taliban akan datang."

Dalam insiden lain pada Rabu, seorang pria yang pernah bekerja sebagai juru bahasa untuk tentara Australia, mengatakan dia telah mengantri untuk mencapai gerbang bandara ketika seorang anggota Taliban, yang menjaga pos pemeriksaan, menembaknya di kaki.

Mantan penerjemah itu diduga ditembak di kaki oleh Taliban ketika dia berusaha mencapai penerbangan evakuasi militer pertama Australia dari bandara Kabul pada Rabu pagi.

Sekitar 26 orang dapat naik ke pesawat, termasuk warga negara Australia dan warga negara Afghanistan.

Foto menyayat hati menunjukkan seorang anak Afghanistan tidur di lantai pesawat kargo C-17 Globemaster III Angkatan Udara AS, tetap hangat dengan diselimuti seragam Airman First Class Nicolas Baron, loadmaster C-17, selama penerbangan evakuasi dari Kabul, Afghanistan, 18 Agustus 2021.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Berita Terkini
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved