Biden Peringatkan Taliban untuk Tidak Sentuh Personel AS

Minggu, 15 Agustus 2021 - 12:28 WIB
loading...
Biden Peringatkan Taliban...
Biden menuturkan, bahwa pihaknya telah memberi tahu para pejabat Taliban bahwa tindakan yang membahayakan personel AS, akan ditanggapi dengan respons militer. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) , Joe Biden memperingatkan Taliban untuk tidak menyentuh personel AS yang berada di Afghanistan. Biden mengatakan, ada konsekuensi serius jika Taliban melakukannya.

Biden menuturkan, bahwa pemerintahannya telah memberi tahu para pejabat Taliban di Qatar bahwa tindakan yang membahayakan personel AS, akan ditanggapi dengan respons militer yang cepat dan kuat.

Tetapi, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (15/8/2021), mengatakan kehadiran militer AS yang tidak terbatas bukanlah suatu pilihan. Baca juga: Latihan Terbesar Kerja Sama Militer TNI AD dan AS Ditutup, Komandan US Army: Luar Biasa!

“Satu tahun lagi, atau lima tahun lagi, kehadiran militer AS tidak akan membuat perbedaan jika militer Afghanistan tidak dapat atau tidak akan mempertahankan negaranya sendiri. Dan, kehadiran Amerika tanpa akhir di tengah konflik sipil negara lain, tidak dapat saya terima,” ujar Biden.

Di kesempatan yang sama, Biden juga mengatakan bahwa dia telah menyetujui pasukan militer tambahan untuk pergi ke Kabul untuk membantu proses evakuasi staf Kedutaan Besar dan juga penarikan pasukan AS dari Afghanistan.

“Berdasarkan rekomendasi tim diplomatik, militer, dan intelijen kami, saya telah mengizinkan pengerahan sekitar 5.000 tentara AS untuk memastikan kami dapat melakukan penarikan personel AS dan personel sekutu lainnya secara tertib dan aman,” kata Biden.

Dirinya menambahkan, AS juga akan mengevakuasi beberapa warga Afghanistan melalui program visa khusus. Baca juga: Menhan Inggris Sebut Perjanjian AS-Taliban sebagai Kesepakatan Busuk
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Berita Terkini
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved