Jenderal AS Puji Perkembangan Pesat Militer China

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 21:29 WIB
loading...
Jenderal AS Puji Perkembangan...
Kepala Komando Strategis Amerika Serikat (AS), Charles Richard mengatakan bahwa upaya modernisasi pasukan nuklir dan konvensional China mengagumkan. Foto/Ist
A A A
WASHINGTON - Kepala Komando Strategis Amerika Serikat (AS) , Charles Richard mengatakan bahwa upaya modernisasi pasukan nuklir dan konvensional China “mengagumkan”. Dia memperingatkan bahwa Beijing akan segera menjadi negara yang “mampu memaksa”.

“Pertumbuhan eksplosif China dan modernisasi kekuatan nuklir dan konvensionalnya hanya dapat saya gambarkan sebagai hal yang menakjubkan. Dan kata, menakjubkan, mungkin tidak cukup,” kata Richard.

“Yang penting adalah bahwa mereka sedang membangun kemampuan untuk menjalankan strategi penggunaan nuklir yang masuk akal, batu bata terakhir di dinding militer yang mampu melakukan pemaksaan,” sambungnya.

Menurut perkiraan Richard, China akan segera, jika belum, menjadi ancaman di sebagian besar kategori di ruang angkasa, cyber, nuklir dan pertahanan rudal. Baca juga: China Larang Lagu Karaoke dengan 'Konten Ilegal' Mengancam Persatuan

China, jelas Richard, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (13/8/2021), bisa menjadi ancaman yang lebih besar lagi ketika mereka melakukan kolaborasi dengan Rusia.

Pada bulan Mei, Kepala Komando Strategis AS itu menyerukan untuk membangun dialog dengan Rusia dan China tentang persenjataan nuklir. Rusia dan China saat ini dua negara dengan cadangan senjata nuklir terbesar di dunia, di bawah AS.

Selain itu, dia juga menyerukan untuk meningkatkan transparansi bersama dalam hal persenjataan nuklir dan membangun kepercayaan untuk mengurangi risiko yang berkembang pesat. Baca juga: China Ternyata Lakukan Spionase Siber terhadap Israel sejak 2019
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Trump: Saya Terganggu...
Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!
Rekomendasi
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Berita Terkini
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved