Menhan Inggris Khawatir Afghanistan Jadi Negara Gagal, Surga Para Teroris

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 17:00 WIB
loading...
Menhan Inggris Khawatir...
Wallace mengatakan bahwa dia khawatir Afghanistan bergerak menuju negara gagal dan menjadi tempat berkembang biak bagi teroris seperti al Qaeda. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Menteri pertahanan Inggris , Ben Wallace mengatakan bahwa dia khawatir Afghanistan bergerak menuju negara gagal. Menurutnya, jika ini terjadi, maka Afghanistan dapat menjadi tempat “berkembang biak” bagi teroris seperti al Qaeda yang mungkin akan kembali.

“Saya benar-benar khawatir bahwa negara-negara gagal adalah tempat berkembang biak bagi orang-orang seperti itu. Al Qaeda mungkin bisa kembali,” ucap Wallace, seperti dilansir Reuters pada Jumat (13/8/2021).

Wallace mengatakan, Barat harus memahami bahwa mereka tidak dapat secara instan memperbaiki negara-negara seperti Afghanistan, tetapi harus mengelola situasi.

Dia juga mengatakan bahwa kota terbesar kedua di Afghanistan, Kandahar dan kota Lashkar Gah, saat ini sudah hampir pasti berada di bawah kendali Taliban. Baca juga: Cakap Gulirkan Teacher Academy untuk Tingkatkan Kemampuan Guru Bahasa Inggri s

Sebelumnya, Richard Barrons, mantan kepala Komando Pasukan GabunganInggris,menyebut penarikan pasukan asing dariAfghanistansebagai "kesalahan strategis". Dia memperingatkan bahwa hal ini bisa membahayakan Eropa.

Barrons memperingatkan kemungkinan konsekuensi luas dari penarikan itu, dengan kemungkinan teroris dapat menjadikan Afghanistan “laboratorium” untuk melancarkan serangan di Eropa dan tempat lain di dunia.

“Kita akan menanggung risiko dengan entitas teroris kembali muncul di Afghanistan untuk membawa kerugian di Eropa dan di tempat lain, jadi saya pikir ini adalah hasil strategis yang sangat buruk,” ujarnya. Baca juga: Penembakan Massal Guncang Inggris, 6 Orang Tewas, Dianggap Bukan Aksi Teroris
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Momen Horor Mahasiswi...
Momen Horor Mahasiswi Tewas Main Rope Jump, Tali Belum Terpasang Terjun 40 Meter
Rekomendasi
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
Miliki Pangkalan Militer...
Miliki Pangkalan Militer NATO, 17 Negara Jadi Target Rudal Oreshnik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved