Kanada Akan Kirim Pasukan Khusus untuk Evakuasi Staf Kedutaannya di Kabul

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 11:11 WIB
loading...
A A A
Pemerintah mengatakan lebih dari 800 warga Afghanistan yang mendukung misi tersebut telah dimukimkan kembali di Kanada selama satu dekade terakhir, tetapi mengakui bahwa masih banyak lagi yang tetap berada di Afghanistan.

Taliban, yang memerintah negara itu dari tahun 1996 sampai invasi pasukan AS setelah serangan 11 September 2001 di Amerika, telah merebut 12 dari 34 ibu kota provinsi Afghanistan.

Perebutan Kandahar dan Herat menandai hadiah terbesar bagi Taliban. Mantan misi militer Kanada berbasis di Kandahar. Lebih dari 150 tentara Kanada tewas selama misi Afghanistan.′

Seorang juru bicara departemen Urusan Global Kanada menolak berkomentar secara spesifik tentang misi pengiriman pasukan khusus ke kedutaan di Kabul.

“Keamanan Kedutaan Besar Kanada dan keselamatan personel kami di Kabul adalah prioritas utama kami. Untuk alasan keamanan, kami tidak mengomentari masalah operasional khusus misi kami di luar negeri,” kata juru bicara deartemen tersebut, Ciara Trudeau, melalui email, Jumat (13/8/2021).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved