Terlalu Mahal, Alasan Iran Batal Beli Vaksin Covid-19

Kamis, 12 Agustus 2021 - 14:29 WIB
loading...
Terlalu Mahal, Alasan...
Seorang pejabat kesehatan mengatakan otoritas Iran memilih untuk tidak membeli vaksin Covid-19 karena harganya yang mahal. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Seorang pejabat kesehatan mengatakan otoritas Iran memilih untuk tidak membeli vaksin Covid-19 karena harganya yang mahal. Iran adalah salah satu negara paling terdampak Covid-19 di Timur Tengah.

“Mereka tidak mengizinkan pembelian vaksin karena mereka pikir harganya mahal,” kata Alireza Zali, kepala markas anti-Covid Teheran, merujuk pada otoritas Iran. Baca juga: Aturan Baru Masuk Mal: Belum Vaksin Bisa Bawa Hasil Tes Negatif Covid

Zali, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (12/8/2021), Iran “menyembunyikan” jumlah kematian virus corona yang sebenarnya dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Ketika para ahli dari WHO datang ke Iran, alih-alih berkonsultasi dengan mereka, kami terus-menerus meminta mereka untuk memuji sistem kesehatan Iran di media,” ujarnya.

Dia mengatakan, utusan Iran di seluruh dunia tidak melakukan apa pun untuk mengamankan vaksin dari negara lain. “Saya berbicara dengan duta besar Jepang, dan dia mengatakan bahwa duta besar Iran tidak menanyakan tentang vaksin sama sekali; diplomasi macam apa ini?” tanya Zali.

Dirinya mengenang pengusiran Iran terhadap tim dari Doctors Without Borders yang datang ke negara itu pada Maret 2020 untuk merawat pasien virus Corona.

“Kami mengirim kembali bantuan internasional dan Doctors Without Borders dari bandara, sementara kami tidak memiliki banyak informasi tentang virus tersebut,” tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Berita Terkini
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved