Kathy Hochul Gantikan Cuomo, Segera Jadi Gubernur Wanita Pertama di New York

Rabu, 11 Agustus 2021 - 07:45 WIB
loading...
A A A
“Saya tidak takut memberi tahu partai saya sendiri ketika mereka salah, atau merangkul gagasan Republik ketika itu benar, saya bukan partisan,” ujar Hochul kepada surat kabar Lockport Union-Sun & Journal pada 2011.

“Saya percaya itulah mengapa saya terpilih (panitera) dengan 80% suara November lalu dan itu menunjukkan orang-orang dari semua partai akan mendukung saya, karena mereka mempercayai penilaian saya dan mereka tahu saya seorang pejuang,” papar dia.

Hochul menghabiskan sebagian besar masa jabatannya di Kongres untuk mengadvokasi kebijakan yang akan meningkatkan kehidupan pemilik usaha kecil, veteran, dan kelas menengah, menurut biografinya di situs web DPR.

Dia juga pendukung Medicare dan memperkenalkan Undang-Undang Sandang Pahlawan Seorang Tunawisma, yang memerintahkan bandara mengirimkan pakaian yang tidak diklaim pemiliknya kepada para veteran tunawisma.

Cuomo memilih Hochul sebagai pasangannya pada 2014. Dia menghabiskan sebagian besar masa jabatannya sebagai wakil gubernur mengunjungi 62 wilayah di New York untuk bertemu konstituen dan mempromosikan kebijakan pemerintah.

The New York Times melaporkan Hochul menjaga profil rendah setelah pengunduran diri Cuomo dan membatalkan penampilan publiknya pekan lalu.

“Itu tidak menghentikan Hochul untuk menjangkau komisaris badan negara dan memenuhi permintaan pertemuan dengan kelompok advokasi dan sesama politisi untuk mempersiapkan peran besar berikutnya sebagai gubernur,” ungkap laporan Times.

Liz Krueger, senator negara bagian dari Manhattan, mengatakan kepada Times bahwa dia bertemu Hochul untuk makan siang beberapa pekan yang lalu dan membahas kemungkinan pengunduran diri Cuomo. "Dia meyakinkan saya bahwa dia siap untuk mengambil alih jika itu yang diminta darinya," tambah Krueger.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved