Kathy Hochul Gantikan Cuomo, Segera Jadi Gubernur Wanita Pertama di New York

Rabu, 11 Agustus 2021 - 07:45 WIB
loading...
Kathy Hochul Gantikan...
Wakil Gubernur New York Kathy Hochul akan mengambil alih pemerintahan negara bagian New York dalam dua pekan. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Empire State New York akan melihat gubernur wanita pertamanya setelah pengunduran diri Gubernur Andrew Cuomo.

Wakil Gubernur New York Kathy Hochul akan mengambil alih pemerintahan negara bagian New York dalam dua pekan dari Cuomo yang mengumumkan pengunduran dirinya karena skandal pelecehan seksual.

Laporan yang dirilis pekan lalu oleh kantor Kejaksaan Agung negara bagian New York menemukan gubernur tiga periode itu telah melecehkan secara seksual sebanyak 11 staf wanita saat ini dan mantan staf. Baik Cuomo maupun pengacaranya telah membantah keras tuduhan tersebut.

Baca juga: Gubernur New York Andrew Cuomo Mundur karena Skandal Pelecehan Seks

Cuomo memuji kemampuan penggantinya untuk memimpin selama siaran langsung pada Selasa (10/8).

Baca juga: Kim Yo-jong: Amerika Serikat dan Korea Selatan Latihan Perang Nuklir

“Kathy Hochul, wakil gubernur saya, cerdas dan kompeten,” ujar dia.

Baca juga: Puluhan Truk Tangki AS Angkut Minyak Curian dari Suriah ke Irak

Dia menambahkan, “Transisi ini harus mulus. Kita memiliki banyak hal yang terjadi. Saya sangat khawatir tentang varian delta, dan Anda juga seharusnya begitu, tetapi dia bisa mempercepat dengan cepat.”

Hochul mengeluarkan pernyataan singkat di Twitter menyusul pernyataan Cuomo. "Ini adalah hal yang benar untuk dilakukan dan demi kepentingan terbaik warga New York," papar dia.

“Sebagai seseorang yang telah menjabat di semua tingkat pemerintahan dan berada di urutan berikutnya dalam garis suksesi, saya siap untuk memimpin sebagai gubernur ke-57 Negara Bagian New York,” tutur dia.

Hochul, yang berusia 63 bulan ini, tumbuh dalam keluarga Katolik-Irlandia di Buffalo, New York, sebagai salah satu dari enam bersaudara, menurut biografinya di situs web Dewan Perwakilan Rakyat AS.

Dia lulus dari Syracuse University dan memperoleh gelar sarjana hukum dari Catholic University of America di Washington DC pada 1983.

Setahun kemudian, dia menikah dengan William Hochul, pengacara yang berpraktik.

Setelah karir singkat sebagai pengacara di Washington DC, Hochul memutuskan mencalonkan diri untuk kursi kosong di dewan kota Hamburg di barat New York, tempat dia bertugas selama 14 tahun, menurut laporan New York Times.

Pada 2007, Hochul menjadi pejabat wanita terpilih di Erie County ketika dia menjadi petugas county.

Pada 2011, Hochul menjadi anggota Kongres ketika dia menggantikan anggota DPR dari Partai Republik Christopher John Lee dalam pemilu khusus profil tinggi setelah pengunduran dirinya.

Selama kampanyenya, Hochul menyebut dirinya "Demokrat independen."

“Saya tidak takut memberi tahu partai saya sendiri ketika mereka salah, atau merangkul gagasan Republik ketika itu benar, saya bukan partisan,” ujar Hochul kepada surat kabar Lockport Union-Sun & Journal pada 2011.

“Saya percaya itulah mengapa saya terpilih (panitera) dengan 80% suara November lalu dan itu menunjukkan orang-orang dari semua partai akan mendukung saya, karena mereka mempercayai penilaian saya dan mereka tahu saya seorang pejuang,” papar dia.

Hochul menghabiskan sebagian besar masa jabatannya di Kongres untuk mengadvokasi kebijakan yang akan meningkatkan kehidupan pemilik usaha kecil, veteran, dan kelas menengah, menurut biografinya di situs web DPR.

Dia juga pendukung Medicare dan memperkenalkan Undang-Undang Sandang Pahlawan Seorang Tunawisma, yang memerintahkan bandara mengirimkan pakaian yang tidak diklaim pemiliknya kepada para veteran tunawisma.

Cuomo memilih Hochul sebagai pasangannya pada 2014. Dia menghabiskan sebagian besar masa jabatannya sebagai wakil gubernur mengunjungi 62 wilayah di New York untuk bertemu konstituen dan mempromosikan kebijakan pemerintah.

The New York Times melaporkan Hochul menjaga profil rendah setelah pengunduran diri Cuomo dan membatalkan penampilan publiknya pekan lalu.

“Itu tidak menghentikan Hochul untuk menjangkau komisaris badan negara dan memenuhi permintaan pertemuan dengan kelompok advokasi dan sesama politisi untuk mempersiapkan peran besar berikutnya sebagai gubernur,” ungkap laporan Times.

Liz Krueger, senator negara bagian dari Manhattan, mengatakan kepada Times bahwa dia bertemu Hochul untuk makan siang beberapa pekan yang lalu dan membahas kemungkinan pengunduran diri Cuomo. "Dia meyakinkan saya bahwa dia siap untuk mengambil alih jika itu yang diminta darinya," tambah Krueger.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved