Gubernur New York Andrew Cuomo Mundur karena Skandal Pelecehan Seks

Rabu, 11 Agustus 2021 - 07:04 WIB
loading...
A A A
Mengapa Cuomo mengundurkan diri? Investigasi independen oleh kantor Kejaksaan Agung New York menemukan Cuomo, 63, melakukan pelecehan seksual terhadap 11 wanita, termasuk pegawai negeri sipil.

Para wanita itu menuduh bahwa dia membuat komentar seksual, menyentuh atau meraba-raba mereka secara tidak pantas, dan mencium mereka tanpa persetujuan.

Laporan itu membuat banyak tokoh Demokrat berbalik melawan Cuomo, termasuk Ketua DPR Nancy Pelosi, pemimpin Senat Chuck Schumer dan dua senator AS di New York.

Rekan-rekannya dari Partai Demokrat New York telah memulai rencana memakzulkannya. Dia masih menghadapi penyelidikan kriminal terkait dengan klaim pelecehan tersebut.

Saat dia mengumumkan pengunduran dirinya pada Selasa (10/8), Cuomo terus menyangkal tuduhan pelecehan seksual tetapi mengatakan dia ingin "sangat, sangat" meminta maaf kepada wanita mana pun yang mungkin tersinggung oleh tindakannya.

"Dalam pikiran saya, saya tidak pernah melewati batas dengan siapa pun, tetapi saya tidak menyadari sejauh mana garis itu telah digambar ulang," papar dia.

Dia menambahkan, “Naluri saya adalah untuk melawan kontroversi ini, karena saya percaya itu bermotif politik."

Tetapi dia mengatakan mengundurkan diri karena "lintasan saat ini" dari skandal itu akan menghasilkan gangguan selama berbulan-bulan dan "menelan biaya jutaan dolar pembayar pajak."

Cuomo mengatakan tuduhan itu telah merusak hubungannya dengan para putrinya.

"Saya telah duduk di sofa bersama mereka, mendengar tuduhan buruk selama berpekan-pekan. Saya telah melihat sorot mata mereka, dan ekspresi di wajah mereka. Itu menyakitkan," papar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved