Pasang Iklan Pramugari di Puncak Gedung Tertinggi Dunia, Nyata atau Palsu?

Selasa, 10 Agustus 2021 - 16:19 WIB
loading...
Pasang Iklan Pramugari...
Iklan menunjukkan stuntwoman Nicole Lundvik-Smith memakai baju pramugari, naik ke puncak gedung Burj Khalifa, Dubai. Foto/dubai media office
A A A
DUBAI - Maskapai penerbangan Emirates di Dubai merilis video yang menjawab pertanyaan tentang apakah iklan viral yang menampilkan seorang pramugari di atas gedung tertinggi di dunia itu nyata atau palsu.

Video tersebut menunjukkan bagaimana proses di balik layar pengambilan video tentang bagaimana produser mengamankan stuntwoman Nicole Lundvik-Smith, yang memakai baju pramugari, naik ke puncak menara Burj Khalifa.



Yang tersembunyi dari pandangan adalah tali pengaman di sekitar tubuh Lundvik-Smith yang mengamankannya ke peralatan tali-temali di puncak menara.

Baca juga: Israel Mulai Proyek Yudaisasi di Masjid Ibrahimi, Bangun Lift untuk Umat Yahudi

Stuntwoman itu menaiki tangga selama lebih dari satu jam dari lantai 160 Burj Khalifa untuk mencapai puncak gedung tertinggi di dunia itu.

Baca juga: Kim Yo-jong: Amerika Serikat dan Korea Selatan Latihan Perang Nuklir

Sesampai di sana, tali-temali pengaman dipasang dan Lundvik-Smith diamankan dengan tali pengikatnya sehingga dia akan ditangkap jika dia terpeleset dan jatuh.

Baca juga: Para Kontraktor Asing dalam Perang AS di Afghanistan Terdampar di Dubai

Iklan yang tampaknya menantang maut itu muncul di saluran media sosial Emirates pada 5 Agustus, bertepatan dengan pengumuman pemerintah Inggris bahwa Uni Emirat Arab (UEA) akan pindah ke daftar perjalanan kuning Inggris, mengurangi banyak pembatasan perjalanan.

Satu tayangan closeup Lundvik-Smith memegang plakat dengan pesan tertulis di atasnya membuka video.

“Pindah ke daftar kuning Inggris telah membuat kami merasa berada di puncak dunia,” ungkap plakat itu, sebelum kamera diperbesar untuk menunjukkan pemandangan yang memusingkan dari stuntwoman yang berdiri di platform yang menempel pada puncak menara Burj Khalifa, dengan cakrawala Dubai sebagai latar belakang.

Video asli itu mengumpulkan lebih dari 320.000 view di Twitter, dengan banyak yang bertanya-tanya apakah layar hijau atau manipulasi digital lainnya bertanggung jawab untuk menempatkan Lundvik-Smith ke puncak gedung.

Pada Senin, Emirates merilis video di balik layar kedua, bersama dengan keterangan berikut, “Nyata atau palsu? Banyak dari Anda telah mengajukan pertanyaan ini dan kami di sini untuk menjawabnya.”

“Beginilah cara kami mencapai puncak gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa,” ungkap pernyataan Emirates.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved