Diduga Hendak Bunuh Dubes Myanmar di PBB, 2 Orang Ditangkap

Senin, 09 Agustus 2021 - 20:44 WIB
loading...
Diduga Hendak Bunuh...
Dua warga Myanmar ditangkap atas tuduhan berkonspirasi untuk menyerang, dengan tujuan melukai atau bahkan membunuh Duta Besar Myanmar untuk PBB, Kyaw Moe Tun. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Dua warga Myanmar ditangkap atas tuduhan berkonspirasi untuk menyerang, dengan tujuan melukai atau bahkan membunuh Duta Besar Myanmar untuk PBB, Kyaw Moe Tun. Moe Tun adalah salah satu pejabat tinggi Myanmar yang menolak pemerintah junta militer.

Moe Tun, dengan tegas menentang kudeta militer di Myanmar. Dalam pidatonya di Majelis Umum PBB pada akhir Februari, Tun menyerukan tindakan sekuat mungkin dari komunitas internasional untuk memulihkan demokrasi di negaranya.

Militer Myanmar telah mencoba untuk mencopot Moe Tun dari jabatannya. Tetapi Majelis Umum, yang bertanggung jawab untuk mengakreditasi diplomat yang ditempatkan di PBB, menolak seruan junta dan juga menolak calon yang diajukan junta.

Jaksa Amerika Serikat (AS), Audrey Strauss menuturkan, kedua orang itu, yang bernama Phyo Hein Htut dan Ye Hein Zaw berkomplot untuk melukai atau membunuh Moe Tun dalam serangan yang akan terjadi di tanah Amerika.

Menurut dokumen pengadilan di pengadilan federal White Plains, seorang pedagang senjata Thailand yang menjual senjata kepada militer Myanmar menyewa kedua orang untuk melukai Moe Tun, untuk mencoba memaksanya mundur.

“Jika itu tidak berhasil (memaksanya mundur), Moe Tun itu akan dibunuh,” bunyi dokumen tersebut, seperti dilansir Arab News pada Senin (9/8/2021).

Rencana untuk melukai atau membunuh Moe Tun akan dilakukan di Westchester County, kawasan di mana dia tinggal. Baca juga: ASEAN Tunjuk Diplomat Brunei Sebagai Utusan untuk Myanmar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
Datang Melayat, Bedu...
Datang Melayat, Bedu Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Temon
Jarwo Kwat Kenang Temon:...
Jarwo Kwat Kenang Temon: Pelawak yang Tak Pernah Marah dan Selalu Menghibur
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
Berita Terkini
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Infografis
2 Alasan Hamas Sudah...
2 Alasan Hamas Sudah Memiliki Kendali Penuh di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved