Taliban Mengamuk, Rebut Ibu Kota Provinsi Ke-3 Afghanistan

Senin, 09 Agustus 2021 - 10:07 WIB
loading...
Taliban Mengamuk, Rebut...
Wilayah Provinsi Kunduz yang ibu kotanya direbut kelompok Taliban Afghanistan. Foto/REUTERS/Omar Sobhani
A A A
KUNDUZ - Kelompok Taliban telah merebut Ibu Kota Provinsi Kunduz pada hari Minggu. Itu adalah ibu kota provinsi ketiga Afghanistan yang direbut dalam amukan kelompok tersebut selama tiga hari terakhir.

Sebelumnya kelompok itu mengambil alih Ibu Kota Provinsi Nimruz; Zaranj. Kemudian Ibu Kota Provinsi Jawzjan; Sheberghan, lalu sekarang Ibu Kota Provinsi Kunduz; Kota Kunduz.

Baca juga: Taliban Eksekusi Wanita Muda Afghanistan karena Berpakaian Ketat

Anggota dewan provinsi setempat, Ghulam Rabani Rabani, mengonfirmasi bahwa para milisi pemberontak itu menguasai sebagian besar Ibu Kota Provinsi Kunduz di Afghanistan utara, termasuk kantor gubernur dan markas polisi.

Rabani mengatakan pertempuran antara pemberontak dan pasukan pemerintah telah terjadi di sekitar kantor gubernur dan markas polisi tetapi kemudian Taliban telah mengambil alih dua bangunan tersebut. Mereka juga menguasai gedung penjara utama di Kunduz.

Menurut Rabani, pertempuran terus berlanjut di bandara kota dan bagian lain kota itu. Kunduz adalah persimpangan strategis dengan akses yang baik ke sebagian besar Afghanistan utara serta ibu kotanya, Kabul, yang berjarak sekitar 200 mil (335 kilometer).

Jika Kunduz jatuh, itu akan menjadi keuntungan yang signifikan bagi Taliban dan ujian kemampuan mereka untuk mengambil dan mempertahankan wilayah. Ini adalah salah satu kota besar di negara itu dengan populasi lebih dari 340.000 jiwa.

Gelombang amukan Taliban telah meningkat ketika pasukan Amerika Serikat dan NATO menyelesaikan penarikan mereka dari negara itu.

Dengan meningkatnya serangan Taliban, pasukan pemerintah Afghanistan membalas dengan serangan udara yang dibantu oleh Amerika Serikat (AS). Pertempuran itu telah meningkatkan kekhawatiran tentang jatuhnya korban sipil.

Pada hari Sabtu, para milisi Taliban memasuki Ibu Kota Provinsi Jawzjan setelah menyerbu sembilan dari 10 distrik di provinsi tersebut. Beberapa dari 34 ibu kota provinsi negara lainnya terancam saat milisi Taliban menyerbu sebagian besar Afghanistan dengan kecepatan yang mengejutkan.

Sementara itu, serangan udara merusak sebuah klinik kesehatan dan sekolah menengah di Ibu Kota Provinsi Helmand, Afghanistan selatan.

Baca juga: Ibu Kota Provinsi Kedua Afghanistan Jatuh ke Taliban dalam 24 Jam

Sebuah pernyataan Kementerian Pertahanan mengonfirmasi bahwa serangan udara Afghanistan dan AS dilakukan di beberapa bagian kota Lashkar Gah. Menurut kementerian itu, serangan udara yang menargetkan posisi Taliban menewaskan 54 milisi dan melukai 23 lainnya. Itu tidak menyebutkan klinik atau sekolah yang dibom.

Majid Akhund, Wakil Ketua Dewan Provinsi Helmand, mengatakan serangan udara menghantam sebuah klinik kesehatan dan sebuah sekolah di distrik polisi ke-7 kota itu pada Sabtu malam. Namun dia mengatakan daerah itu berada di bawah kendali Taliban sehingga setiap korban bisa disebabkan oleh Taliban di sana.

Dr Ahmad Khan Weyar, seorang pejabat dari departemen kesehatan masyarakat Helmand, mengatakan seorang perawat tewas ketika serangan udara menghantam sebuah klinik kesehatan dan seorang penjaga terluka.

"Penjajah Amerika membom dan menghancurkan rumah sakit dan sekolah lain di Helmand," kata Taliban dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AP, Senin (9/8/2021).

Ada juga laporan bahwa Rumah Sakit Safyano dan Sekolah Menengah Muhammad Anwar Khan dibom.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Dikritik karena Terima...
Dikritik karena Terima Hadiah Pesawat Air Force One dari Qatar, Ini Jawaban Trump
Rekomendasi
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
Berita Terkini
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Infografis
3 Fakta Benjamin Netanyahu...
3 Fakta Benjamin Netanyahu Adalah Pemrakarsa Invasi AS ke Irak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved