Ilmuwan Rusia: Protein Kambing dan ASI Mungkin Kunci Perangi Covid-19

Jum'at, 29 Mei 2020 - 03:58 WIB
loading...
Ilmuwan Rusia: Protein...
Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Virus Corona baru tampaknya tidak mudah menyerang bayi ketimbang populasi lain. Para ilmuwan Rusia menduga hal ini kemungkinan disebabkan oleh protein dalam ASI yang melindungi sistem kekebalan tubuh mereka. Saat ini, mereka mencoba mengembangkan obat baru berdasarkan dugaan itu.

"Kami telah melihat sangat sedikit kasus bayi terisolasi yang terjangkit virus Corona di antara jutaan orang yang terinfeksi," ujar Igor Goldman, seorang peneliti senior di Institute of Gene Biology (IGB) dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia dalam wawancara dengan portal media News.ru.

Ia menjelaskan bahwa ini memberi timnya ide untuk mencoba laktoferin - protein yang biasanya terkandung dalam ASI yang membentuk sistem kekebalan tubuh bayi yang belum berkembang terhadap semua bakteri dan virus.

Laktoferin pada dasarnya bertindak sebagai stimulan kekebalan yang dapat sangat meningkatkan kemampuan manusia untuk memerangi virus dan bakteri, para ilmuwan percaya, tidak hanya pada bayi tetapi juga pada orang dewasa juga. Para ilmuwan Rusia telah melihat ke dalam aplikasi medis protein untuk beberapa waktu.

Bersama dengan rekan-rekannya asal Belarus, mereka mengembangkan protein yang dimodifikasi gen yang identik dengan manusia tetapi diekstraksi dari susu kambing pada tahun 2007. Protein, yang disebut neolactoferrin, dikatakan memiliki sifat anti-bakteri, anti-virus dan anti-jamur.

Protein ini juga menunjukkan kemampuan yang layak untuk menghambat aktivitas virus seperti rotavirus, hepatitis C dan HIV, sebagai bagian dari tes laboratorium. Spesialis IGB percaya protein itu bahkan bisa membantu memerangi super bakteri yang kebal terhadap antibiotik modern.

"Gagasan untuk menggunakannya melawan infeksi virus seperti Covid-19 memiliki dasar ilmiah yang berakar pada studi selama satu dekade terhadap neolaktoferin yang dilakukan bersama dengan Institut Imunologi (Rusia)," kata Goldman yang dinukil dari Russia Today, Jumat (29/5/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved