AS Berniat Batalkan Visa Mahasiswa Pasca Sarjana China

Jum'at, 29 Mei 2020 - 02:03 WIB
loading...
A A A
"Pembahasan tentang pembatalan visa telah berjalan selama berbulan-bulan," kata sumber itu.

Menurut sumber yang mengetahui tentang pembahasan itu, meskipun tidak secara langsung terkait dengan ketegangan di Hong Kong, namun pemilihan waktu tampaknya menjadi bagian dari kampanye tekanan menyeluruh terhadap China yang telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Keputusan mengenai visa kemungkinan akan semakin memperdalam jurang perselisihan di antara dua negara ekonomi teratas dunia. Kedua negara telah terlibat perselisihan soal pandemi virus Corona dan perdagangan.

Terbaru AS dan China terlibat perselisihan terkait keputusan Beijing untuk bersikeras menerapkan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong. Penerangan undang-undang ini membuat para aktivis demokrasi di kota itu dan negara-negara Barat khawatir akan mengikis kebebasannya dan membahayakan perannya sebagai pusat keuangan global.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan kepada Kongres China telah merongrong otonomi Hong Kong sehingga pada dasarnya ia tidak dapat mendukung pengesahan ulang status perdagangan khusus kota itu pra-1997 yang ketika itu adalah sebuah koloni Inggris.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Panas! Iran Beri Peringatan...
Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS
Rekomendasi
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved