Intelijen AS Dilaporkan Retas Server Cloud Sampel Virus Lab Wuhan

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 04:18 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Ilmuwan Telusuri Gen Virus Corona yang Tahun Lalu Diam-diam Dihapus di Wuhan

Sumber-sumber CNN menunjukkan bahwa menemukan bukti potensial yang memberatkan dalam kumpulan data tidak akan cukup dengan sendirinya untuk menunjukkan bahwa virus itu berasal dari lab Wuhan, bukannya muncul secara alami. Para ilmuwan masih perlu memeriksa petunjuk kontekstual untuk menentukan apa yang terjadi. Selain itu, beberapa sumber menyatakan keraguan bahwa mereka akan menemukan "senjata api" dalam data genetik tanpa informasi baru yang mengejutkan.

“Bahkan riwayat urutan lengkap sulit diperoleh. Dan tidak benar-benar memberi tahu kami apa pun tentang asal mula pandemi itu sendiri tanpa konteksnya," kata salah satu sumber seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (7/8/2021).

Badan-badan intelijen AS dilaporkan menghadapi beberapa masalah dalam menafsirkan informasi, termasuk kebutuhan untuk merekrut ilmuwan pemerintah dengan izin keamanan yang sesuai dan pengetahuan bahasa Mandarin.

“Jelas ada ilmuwan yang dibersihkan. Tapi yang berbahasa Mandarin yang dibersihkan? Itu kolam yang sangat kecil. Dan bukan sembarang ilmuwan, tetapi mereka yang berspesialisasi dalam bio? Jadi Anda bisa melihat bagaimana ini menjadi sulit dengan cepat,” kata seorang sumber, yang tidak ingin memberikan identitasnya.

Klaim tersebut telah membuat para ilmuwan di Italia dan Swissmendugabahwa COVID-19 atau virus yang sangat mirip dengannya mungkin telah mengudara dan menyebar berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun sebelum berita resmi ditemukan di pasar basah Wuhan sebelum menyebar ke seluruh dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Tragedi Maut! 8 Biksu...
Tragedi Maut! 8 Biksu Tewas Ditabrak Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun
Rekomendasi
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China V+Short Gentle Torment of Love, Simak Dulu Sinopsisnya!
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di KPK usai Kena OTT
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Berita Terkini
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved