Intelijen AS Dilaporkan Retas Server Cloud Sampel Virus Lab Wuhan

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 04:18 WIB
loading...
Intelijen AS Dilaporkan...
Dalam rangka menyelidiki asal usul COVID-19, intelijen AS dilaporkan meretas server cloud sampel virus laboratorium Wuhan, China. Foto/BBC
A A A
WASHINGTON - Badan-badan intelijen Amerika Serikat (AS) telah mendapatkan data blue print genetik dari sampel virus yang sedang dipelajari di Institut Virologi Wuhan, dan sedang mempelajari informasi tersebut untuk melihat apakah itu dapat membantu mengungkap asal-usul COVID-19 . Demikian laporan CNN, mengutip beberapa orang yang mengetahui penyelidikan terkait asal usul virus tersebut.

Jaringan berita itu tidak diberitahu bagaimana badan-badan intelijen AS mendapatkan informasi sensitif tersebut. Namun sumber yang berbicara kepada CNN mengatakan data itu mungkin telah diretas dari komputer yang terhubung ke server berbasis cloud eksternal yang terlibat dalam pembuatan dan pemrosesan data.

Badan intelijen AS dikatakan telah memanfaatkan Laboratorium Nasional Departemen Energi dan superkomputer mereka untuk membantu memproses informasi sesuai dengan permintaan Presiden Joe Biden pada Mei lalu agar intelijen menempatkan laporan di mejanya tentang kemungkinan asal virus Corona baru pada akhir Agustus. Biden mengajukan permintaan itu setelah pemerintahannya mundur dari asumsi sebelumnya bahwa virus itu tampaknya berasal dari alam, posisi yang sudah lama didukung oleh China dan WHO .

Baca juga: Teori Kebocoran Laboratorium Mencuat, Biden Perintahkan Penyelidikan Asal Virus

Setelah wabah virus Corona baru menjadi pandemi global pada tahun 2020, AS menuduh China menghapus data genetik dari sekitar 22.000 sampel virus yang dipelajari di laboratorium Wuhan dari internet, dan menuduh Beijing menolak memberikan informasi tersebut ke pihak AS atau WHO.

Namun, pelaporan oleh Wall Street Journal dari awal musim panas ini menemukan bahwa Institut Kesehatan Nasional AS sendiri secara misterius menghapus lebih dari selusin sekuens gen dari basis datanya pada Juni 2020, yang diduga atas permintaan dari seorang peneliti China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved