Minta Kenaikan Gaji, Profesor Universitas Yaman Dibunuh Houthi

Sabtu, 07 Agustus 2021 - 03:17 WIB
loading...
Minta Kenaikan Gaji,...
Mohammed Ali Naeem tewas ditembak oleh milis Houthi beberapa jam setelah dia meminta pemerintah Houthi untuk mendistribusikan dan meningkatkan gaji. Foto/Al Arabiya
A A A
SANAA - Milisi bersenjata Houthi dilaporkan membunuh seorang profesor universitas Yaman beberapa jam setelah dia meminta pemerintah Houthi untuk mendistribusikan dan meningkatkan gaji. Demikian laporan kantor berita Al Hadath.

Mohammed Ali Naeem adalah direktur departemen teknik dan profesor arsitektur di Universitas Sanaa, di Ibu Kota Yaman Sanaa.

Naeem dilaporkan ditembak dan dibunuh ketika dia meninggalkan rumah seorang teman oleh milisi yang didukung Iran itu. Namun, Houthi segera setelah merilis video dari seorang tersangka yang mengaku telah membunuh profesor karena masalah pribadi dan perselisihan lama di Facebook.

Dalam video yang di-tweet oleh Al Hadath, seorang pria bernama Fouad Hussein Solih mengatakan dia mengikuti Naeem setelah melihatnya di jalan secara kebetulan. Dia kemudian menunggunya di luar rumah korban atau rumah temannya.

Solih terus mengatakan dia menembak dan membunuh profesor ketika dia keluar.

"Saya mengeluarkan senjata saya ketika dia keluar, saya keluar dari kendaraan saya dan menembaknya, lalu kembali ke kendaraan saya dan pergi," kata tersangka dalam video tersebut seperti dikutip dari Al Arabiya, Sabtu (7/8/2021).

Dia mengklaim telah menembak Naeem tiga kali sebelum pergi.

Houthi yang didukung Iran secara teratur menculik atau membunuh mereka yang berbicara menentang mereka atau kondisi kehidupan, termasuk aktivis dan masyarakat umum.

Naeem, serta ribuan pegawai negeri Yaman, belum menerima gaji mereka sejak akhir 2016, ketika Houthi menghentikan pembayaran setelah bank sentral Yaman dipindahkan dari Sanaa oleh pemerintah yang diakui secara internasional.

Dewan Hak Asasi Manusia PBB dan kelompok hak asasi manusia lainnya telah mengutuk pelanggaran yang dilakukan oleh milisi Houthi selama bertahun-tahun. Pelanggaran ini termasuk penangkapan, penahanan, penolakan akses kemanusiaan dan pembunuhan.

Pada bulan April, model dan aktris Yaman Entisar al-Hammadi diculik oleh milisi yang didukung Iran itu di dekat ibu kota Sanaa, kata para aktivis di media sosial.

Baca juga: Model Yaman yang Diculik Houthi Mencoba Bunuh Diri di Penjara

Tahun lalu, milisi Houthi dilaporkan memukuli seorang wanita hamil sampai mati di depan keempat anaknya selama menggerebek rumah untuk menangkap suaminya.

Baca juga: Sadis, Milisi Houthi Pukuli Ibu Hamil Hingga Tewas di Depan Anak-anaknya
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved