Taliban Dilaporkan Sudah Bantai 900 Orang di Kandahar

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 11:01 WIB
loading...
A A A
"Mereka mungkin membunuh 800 hingga 900 orang dalam satu setengah bulan terakhir. Orang-orang sangat menderita. Kebrutalan yang terjadi di [Spin] Boldak," kata Khan yang dilansir Jumat (6/8/2021).

Kelompok Taliban telah merebut kembali kendali atas sebagian besar provinsi Kandahar, termasuk ibu kotanya, saat kelompok itu melanjutkan perebutan kekuasaan dengan kekerasan di tengah penarikan pasukan asing pimpinan Amerika Serikat (AS). Ini bertentangan dengan pernyataan mereka sebelumnya bahwa kelompok tersebut berkomitmen untuk menyelesaikan konflik secara damai.

Pada hari Selasa, seorang saksi mata dan sumber di kepolisian Kabul mengatakan kepada Sputnik bahwa sebuah mobil diledakkan di dekat rumah Menteri Pertahanan Bismillah Khan Mohammadi, setelah itu beberapa orang bersenjata memasuki tempat itu. Kemudian pada hari itu, menteri mengonfirmasi bahwa baik dia maupun keluarganya tidak terluka. Namun demikian, serangan itu memang merenggut nyawa delapan orang dan menyebabkan 20 lainnya luka-luka.

Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan bom itu.

Di tengah perebutan teritorial besar oleh kelompok itu, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menyalahkan situasi keamanan yang memburuk di negaranya pada keputusan tiba-tiba Washington untuk menarik pasukannya.

Presiden Ghani mengatakan bahwa Kabul telah meluncurkan rencana keamanan enam bulan, di mana angkatan bersenjata akan fokus mempertahankan target strategis, sementara polisi akan memastikan keamanan di kota-kota dan distrik-distrik strategis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Kesaksian Pilot Jet...
Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat
Rekomendasi
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Dekopin Tegaskan Komitmen...
Dekopin Tegaskan Komitmen Modernisasi Koperasi melalui Estafet Generasi Muda
Berita Terkini
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved