Tensi Memanas, Menhan Israel Nyatakan Siap Serang Iran

Kamis, 05 Agustus 2021 - 23:44 WIB
loading...
Tensi Memanas, Menhan...
Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz memperingatkan bahwa negaranya siap untuk menyerang Iran. Foto/Ilustrasi
A A A
TEL AVIV - Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz memperingatkan bahwa negaranya siap untuk menyerang Iran. Ancaman itu dikeluarkan setelah serangan pesawat tak berawak terhadap sebuah kapal tanker minyak Israel di lepas pantai Oman yang disalahkan pada Iran.

Berbicara kepada situs berita Ynet, Gantz menanggapi apakah Israel siap untuk menyerang Iran dengan jawaban "ya" yang blak-blakan.

“Kami berada pada titik di mana kami perlu mengambil tindakan militer terhadap Iran,” kata Gantz.

“Dunia perlu mengambil tindakan terhadap Iran sekarang,” imbuhnya seperti dikutip dari Arab News, Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Israel Ancam Serang Iran Sendirian

Komentar Benny Gantz datang ketika Israel melobi negara lain untuk bertindak di PBB atas serangan kapal tanker minyak Mercer Street yang menewaskan dua orang pekan lalu. Kapal tanker itu, yang dihantam lepas pantai Oman di Laut Arab, dikelola oleh sebuah perusahaan milik seorang miliarder Israel.

Amerika Serikat (AS) dan Inggris sama-sama menyalahkan Iran atas serangan itu, tetapi tidak ada negara yang memberikan bukti atau laporan intelijen untuk mendukung klaim mereka. Iran, yang bersama dengan sekutu milisi regionalnya telah meluncurkan serangan pesawat tak berawak serupa, telah membantah terlibat.

Iran tidak segera menanggapi komentar Gantz. Namun, dalam sebuah surat kepada Dewan Keamanan PBB, kuasa usaha di New York menggambarkan Israel sebagai sumber utama ketidakstabilan serta ketidakamanan di Timur Tengah dan sekitarnya selama lebih dari tujuh dekade.

“Rezim ini memiliki catatan kelam yang panjang dalam menyerang navigasi komersial dan kapal sipil,” tulis Zahra Ershadi.

“Dalam waktu kurang dari dua tahun, rezim ini telah menyerang lebih dari 10 kapal komersial yang membawa minyak dan barang-barang kemanusiaan yang ditujukan ke Suriah,” ia menambahkan.

Baca juga: Seteru Memanas, Iran Ancam Balik AS, Inggris dan Israel

Komentar Ershadi mengacu pada bayang-bayang perang yang sedang berlangsung di perairan Timur Tengah sejak 2019 yang telah menyebabkan kapal-kapal Iran dan yang terkait dengan Barat diserang.

Serangan minggu lalu menewaskan kapten kapal Rumania serta anggota awak asal Inggris yang bekerja untuk Ambrey, sebuah perusahaan keamanan maritim.

Dalam sebuah pernyataan, Ambrey mengidentifikasi korban sebagai Adrian Underwood, seorang mantan tentara di Angkatan Darat Inggris yang mulai bertugas di perusahaan tersebut sebagai petugas keamanan maritim pada tahun 2020 sebelum menjadi pemimpin tim.

“Kami terus berhubungan dengan keluarga Adrian untuk memberikan dukungan pada saat yang menyedihkan dan sulit ini,” kata John Thompson, direktur manajemen Ambrey.

Serangan terhadap sejumlah kapal dimulai setahun setelah mantan Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran dengan kekuatan dunia, yang membuat Iran membatasi pengayaan uraniumnya dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi. Presiden Joe Biden mengatakan dia bersedia untuk bergabung kembali dengan kesepakatan itu, tetapi pembicaraan untuk menyelamatkan kesepakatan itu terhenti di Wina.

Baca juga: Iran Dituduh Serang Tanker Israel, Inggris Kerahkan Pasukan Khusus untuk Respons Militer
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved