Kapal Selam Nuklir Rusia Jalankan Misi 'Penetrasi ke Dalam' Misterius di Atlantik
Selasa, 03 Agustus 2021 - 16:29 WIB
loading...
Kapal selam nuklir Rusia jalankan misi penetrasi ke dalam misterius di Atlantik. Foto/Mirror
A
A
A
LONDON - Kapal selam nuklir bersenjata rudal hipersonik Rusia dilaporkan menjalankan misi "penetrasi ke dalam" misterius, menyelam lebih dari 500 meter di Samudra Atlantik . Kapal selam Rusia yang menjalankan misi tersebut adalah kapal selam jenis Borei yang mampu membawa rudal hipersonik baru Rusia.
Kapal selam Borei diyakini mampu membawa rudal hipersonik Zircon 3M22 baru, yang dapat menempuh jarak 2,7 km per detik dan diperkirakan hanya ada sedikit atau tidak ada yang bisa menangkalnya.
Baca juga: Kapal Perang Rusia Tembakkan Rudal Hipersonik Zircon, Melesat 7 Kali Kecepatan Suara
Latihan perang, yang telah meningkatkan kemungkinan bahwa rudal-rudal ini dapat dibawa lebih dalam dari yang diperkirakan sebelumnya, telah mengkhawatirkan para analis yang khawatir Rusia dapat meningkatkan persiapan untuk konflik.
"Alasan untuk misi kedalaman ekstrim ini adalah menghindari sebagian besar analis tetapi bisa jadi untuk mengakes Atlantik dengan siluman," ujar sebuah sumber kepada Mirror.
“Ada peningkatan aktivitas kapal selam Rusia akhir-akhir ini, seperti yang terjadi pada sebagian besar angkatan bersenjata Moskow yang menguji tekad NATO'" imbuhnya.
Baca juga: Rusia Jajal Belgorod, Kapal Selam Nuklir Terbesar yang Dibangun 30 Tahun
Kapal selam Borei diyakini mampu membawa rudal hipersonik Zircon 3M22 baru, yang dapat menempuh jarak 2,7 km per detik dan diperkirakan hanya ada sedikit atau tidak ada yang bisa menangkalnya.
Baca juga: Kapal Perang Rusia Tembakkan Rudal Hipersonik Zircon, Melesat 7 Kali Kecepatan Suara
Latihan perang, yang telah meningkatkan kemungkinan bahwa rudal-rudal ini dapat dibawa lebih dalam dari yang diperkirakan sebelumnya, telah mengkhawatirkan para analis yang khawatir Rusia dapat meningkatkan persiapan untuk konflik.
"Alasan untuk misi kedalaman ekstrim ini adalah menghindari sebagian besar analis tetapi bisa jadi untuk mengakes Atlantik dengan siluman," ujar sebuah sumber kepada Mirror.
“Ada peningkatan aktivitas kapal selam Rusia akhir-akhir ini, seperti yang terjadi pada sebagian besar angkatan bersenjata Moskow yang menguji tekad NATO'" imbuhnya.
Baca juga: Rusia Jajal Belgorod, Kapal Selam Nuklir Terbesar yang Dibangun 30 Tahun
Lihat Juga :