Korsel Mengaku Belum Capai Kesepakatan Soal Latgab dengan AS

Selasa, 03 Agustus 2021 - 06:19 WIB
loading...
Korsel Mengaku Belum...
Korea Selatan (Korsel) menyatakan bahwa Seoul dan Washington sedang dalam pembicaraan mengenai pelaksanaan latihan gabungan. Foto/REUTERS
A A A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) menyatakan bahwa Seoul dan Washington sedang dalam pembicaraan mengenai pelaksanaan latihan gabungan. Namun, Seoul mengatakan belum ada keputusan yang dibuat terkait latihan gabungan dengan Amerika Serikat (AS) itu.

Pernyataan Korsel datang sehari setelah Kim Yo Jong, adik dari pemimpin Korut, Kim Jong-un, memperingatkan Korsel untuk tidak melakukan latihan gabungan dengan AS. Yo Jong menyebut hal ini akan merusak tekad kedua Korea untuk membangun kembali hubungan.

"Pemerintah dan militer kami akan terus mengawasi apakah Korsel melanjutkan latihan perang yang agresif, atau membuat keputusan besar. Harapan atau keputusasaan? Itu bukan terserah kami," kata Yo Jong. Baca juga: Adik Kim Jong-un Peringatkan Korsel Tak Gelar Latgab dengan AS

Kementerian Pertahanan Korsel menuturkan, mereka tidak bisa mengomentari pernyataan Yo Jong. Namun, kementerian itu memastikan bahwa sampai saat ini belum ada keputusan yang dibuat soal latihan gabungan itu.

"Kami tidak bisa mengomentari pernyataannya, tetapi mengenai latihan, waktu dan metodenya belum final," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel, Boo Seung-chan, seperti dilansir Channel News Asia pada Selasa (3/8/2021).

Sementara itu, Lee Jong-joo, juru bicara Kementerian Unifikasi, yang menangani urusan antar-Korea, mengatakan latihan itu tidak boleh menjadi sumber ketegangan militer dalam hal apapun, tanpa menjelaskan lebih lanjut. Baca juga: Korea Utara Mundur dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, Timnas Indonesia Kena Dampaknya
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved