Terungkap, Jet Siluman F-22 AS Senilai Rp1,9 Triliun Jatuh setelah Dicuci
Senin, 02 Agustus 2021 - 14:58 WIB
loading...
Pesawat jet tempur siluman F-22 Raptor Angkatan Udara Amerika Serikat beroperasi di Pangkalan Angkatan Udara Eglin, California. Foto/US Air Force/Samuel King Jr
A
A
A
EGLIN - Penyebab jatuhnya jet tempur siluman F-22 Raptor Amerika Serikat (AS) pada Mei 2020 karena kesalahan perawatan yang dilakukan setelah pesawat itu dicuci. Hal itu diungkap Komando Tempur Udara (ACC) pada pekan lalu.
Jet tempur senilai USD201 juta atau lebih dari Rp2,9 triliun itu jatuh di dekat Pangkalan Angkatan Udara Eglin, Florida, pada Mei 2020. Pesawat dinyatakan hancur.
Baca juga: Perang Taliban di Afghanistan: Bom Jatuh Saban Menit, Mayat-mayat di Jalan
Dalam sebuah pernyataan kepada Military.com, kemarin, ACC mengatakan bahwa kesalahan perawatan memengaruhi input kontrol pesawat tempur.
Meski demikian, ACC menolak untuk merilis rincian lebih lanjut tentang apa yang salah yang menyebabkan kecelakaan pada 15 Mei 2020 seperti bagaimana mencuci pesawat terkait dengan masalah pemeliharaan.
Jet tempur senilai USD201 juta atau lebih dari Rp2,9 triliun itu jatuh di dekat Pangkalan Angkatan Udara Eglin, Florida, pada Mei 2020. Pesawat dinyatakan hancur.
Baca juga: Perang Taliban di Afghanistan: Bom Jatuh Saban Menit, Mayat-mayat di Jalan
Dalam sebuah pernyataan kepada Military.com, kemarin, ACC mengatakan bahwa kesalahan perawatan memengaruhi input kontrol pesawat tempur.
Meski demikian, ACC menolak untuk merilis rincian lebih lanjut tentang apa yang salah yang menyebabkan kecelakaan pada 15 Mei 2020 seperti bagaimana mencuci pesawat terkait dengan masalah pemeliharaan.
Lihat Juga :