Angkatan Laut AS: Kapal Tanker Israel Diserang Drone

Sabtu, 31 Juli 2021 - 12:44 WIB
loading...
A A A
Pernyataan ini muncul setelah laporan sebelumnya dari perusahaan intelijen maritim swasta Dryad Global merujuk pada keterlibatan pesawat tak berawak yang sebelum serangan terhadap kapal.

Mercer Street dikelola oleh Zodiac Maritime yang berbasis di London, bagian dari Zodiac Group milik miliarder Israel Eyal Ofer. Perusahaan itu mengatakan serangan itu menewaskan dua krunya, satu dari Inggris dan yang lainnya dari Rumania. Perusahaan tidak menyebutkan nama mereka, juga tidak menggambarkan apa yang terjadi dalam serangan itu. Dikatakan diyakini tidak ada anggota awak lain di kapal yang terluka.

Baca juga: Dua Awak Tewas dalam Serangan pada Kapal Israel di Lepas Pantai Oman

Mercer Street, kapal kargo yang dalam kondisi kosong, sedang dalam perjalanan dari Dar es Salaam, Tanzania, ke Fujairah, Uni Emirat Arab, pada saat serangan itu terjadi, kata Zodiac Maritime.

Zodiac Maritime menggambarkan pemilik Mercer Street sebagai orang Jepang, tanpa menyebutkan nama mereka. Otoritas pengiriman Lloyd's List mengidentifikasi pemilik utama kapal itu sebagai Taihei Kaiun Co., yang dimiliki oleh Nippon Yusen Group yang berbasis di Tokyo.

Pejabat Israel, yang berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk berbicara dengan media, menyalahkan Teheran atas serangan itu. Namun mereka tidak memberikan bukti untuk mendukung tudingan mereka.

Kapal-kapal lain yang terkait dengan Israel telah menjadi sasaran serangan dalam beberapa bulan terakhir juga di tengah bayang-bayang perang dengan Iran, di mana pejabat Israel menyalahkan Teheran atas serangan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved