Merasa Bersalah, Hale Ungkap Drone AS Bunuh Warga Afghanistan Tanpa Pandang Bulu

Jum'at, 30 Juli 2021 - 04:15 WIB
loading...
Merasa Bersalah, Hale...
Daniel Hale, mantan analis intelijen Angkatan Udara Amerika Serikat. Foto/Courtesy of Bob Hayes
A A A
WASHINGTON - Daniel Hale, mantan analis intelijen Amerika Serikat (AS), membocorkan informasi rahasia tentang program serangan pesawat nirawak (drone) yang membunuh warga sipil Afghanistan tanpa pandang bulu. Dia melakukannya karena dihantui rasa bersalah.

Hale sebelumnya bekerja sebagai analis intelijen Angkatan Udara Amerika. Dia membocorkan informasi rahasia itu kepada seorang jurnalis investigasi.

Baca juga: Tokoh Militer Top Australia Sebut AS Bisa Kalah Perang Lawan China

Tindakan berani Hale membuatnya dijatuhi hukuman 45 bulan penjara pada hari Selasa lalu oleh pengadilan Amerika.

Hale, yang berasal dari Nashville, Tennessee, mengatakan dia dimotivasi oleh rasa bersalah dan keinginan untuk transparansi ketika dia mengungkapkan informasi tersebut.

“Saya percaya bahwa membunuh itu salah, tetapi sangat salah untuk membunuh yang tidak berdaya,” katanya di pengadilan, yang dikutip Washington Post, kemarin.

Dia mengatakan bahwa dia berbagi apa yang "diperlukan untuk menghilangkan kebohongan bahwa perang drone membuat kita tetap aman, bahwa hidup kita lebih berharga daripada mereka".

Dalam menjatuhkan hukuman, Hakim Distrik AS Liam O'Grady menyebutkan perlunya mencegah orang lain mengungkapkan rahasia pemerintah dan mengatakan kepada Hale bahwa dia memiliki pilihan lain selain berbagi informasi rahasia dengan seorang wartawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Detik-Detik 2 Helikopter...
Detik-Detik 2 Helikopter Tabrakan dan Tewaskan Penyanyi Oliver Tree, Menegangkan!
Rekomendasi
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved