China Dihantam Wabah COVID-19 Terparah, Kota Ini Diisolasi

Kamis, 29 Juli 2021 - 14:50 WIB
loading...
A A A
Pihak berwenang Nanjing minggu ini memulai putaran kedua pengujian massal untuk 9,3 juta penduduknya. Pembatasan masuk dan keluar pada penduduk telah diperkuat, beberapa transportasi umum telah ditangguhkan, dan pengemudi taksi dan taksi online telah diinstruksikan untuk tidak meninggalkan batas kota.

Kota-kota lain di Jiangsu telah memperkuat tindakan anti-virus, termasuk 18 pos pemeriksaan di jalan raya yang memasuki Suzhou, untuk memeriksa status kode kesehatan orang-orang yang bepergian dari Nanjing. Pihak berwenang Suzhou juga telah menangguhkan transportasi penumpang jalan antara kota dan Nanjing.

Cluster Nanjing setidaknya merupakan wabah ketiga dari varian Delta yang sangat menular di China, setelah satu di dekat perbatasan Myanmar di Yunnan awal bulan ini, dan satu lagi di Guangdong selatan pada Mei-Juni.

Di antara kasus yang baru-baru ini dikonfirmasi adalah orang-orang yang bergabung dengan kerumunan 2.000 orang di sebuah pertunjukan di Zhangjiajie, Hunan pada 22 Juli. Semua peserta, yang sekarang tersebar di seluruh China, telah ditetapkan sebagai "berisiko tinggi". Orang-orang yang sejak itu didiagnosis di Dalian dan Chengdu dilaporkan menghadiri pertunjukan tersebut, dengan beberapa telah melakukan perjalanan ke sana melalui bandara internasional Lukou Nanjing.

Baca juga: Korsel Catat Jumlah Harian Kasus COVID-19 Tertinggi di Tengah Gelombang Keempat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved