Bertemu Direktur WHO, Blinken Tegaskan AS Dukung Investigasi Asal Usul COVID-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
Pekan lalu, Beijing mengatakan pihaknya tidak akan berpartisipasi dalam penyelidikan kedua tentang asal mula pandemi dan telah membantah tuduhan bahwa mereka menolak akses peneliti WHO ke lokasi atau data selama penyelidikan pertama organisasi kesehatan global itu.
Zeng Yixin, wakil kepala Komisi Kesehatan Nasional, mengatakan pada konferensi pers 22 Juli di Beijing bahwa dia "terkejut" melihat kebocoran laboratorium terdaftar sebagai tujuan penelitian di bawah tahap kedua penyelidikan.
"Dalam beberapa aspek, rencana WHO untuk tahap selanjutnya dari penyelidikan asal virus Corona tidak menghormati akal sehat, dan itu bertentangan dengan sains. Tidak mungkin kami menerima rencana seperti itu," katanya.
Baca juga: Asal-usul COVID-19: China Tolak Investigasi Tahap Dua WHO
WHO merilis laporan awal dari penyelidikannya tentang asal usul COVID-19 pada Maret, di mana ia menetapkan bahwa virus itu mungkin berasal dari hewan sebelum menyebar ke manusia sekitar Desember 2019.
Tetapi pada bulan yang sama WHO merilis laporan itu, seorang anggota tim WHO yang membantu mengawasi penyelidikan awal mengatakan teori bahwa virus telah bocor dari laboratorium di Wuhan tidak menerima perhatian dan pekerjaan yang sama seperti hipotesis bahwa virus itu melompat ke orang-orang dari binatang.
Zeng Yixin, wakil kepala Komisi Kesehatan Nasional, mengatakan pada konferensi pers 22 Juli di Beijing bahwa dia "terkejut" melihat kebocoran laboratorium terdaftar sebagai tujuan penelitian di bawah tahap kedua penyelidikan.
"Dalam beberapa aspek, rencana WHO untuk tahap selanjutnya dari penyelidikan asal virus Corona tidak menghormati akal sehat, dan itu bertentangan dengan sains. Tidak mungkin kami menerima rencana seperti itu," katanya.
Baca juga: Asal-usul COVID-19: China Tolak Investigasi Tahap Dua WHO
WHO merilis laporan awal dari penyelidikannya tentang asal usul COVID-19 pada Maret, di mana ia menetapkan bahwa virus itu mungkin berasal dari hewan sebelum menyebar ke manusia sekitar Desember 2019.
Tetapi pada bulan yang sama WHO merilis laporan itu, seorang anggota tim WHO yang membantu mengawasi penyelidikan awal mengatakan teori bahwa virus telah bocor dari laboratorium di Wuhan tidak menerima perhatian dan pekerjaan yang sama seperti hipotesis bahwa virus itu melompat ke orang-orang dari binatang.
Lihat Juga :