Sebuah Kelab Telanjang yang Populer di AS Diubah Jadi Gereja
Senin, 26 Juli 2021 - 12:05 WIB
loading...
A
A
A
Pada awal 1980-an, dia dan Ibunya datang ke Anchorage, di mana Ibunya pertama kali bekerja sebagai pelayan dan kemudian pindah ke tarian eksotis di berbagai bar untuk memenuhi kebutuhan.
Menurut laporan itu, Dunegan tidak yakin apakah Ibunya menari di kelab tari telanjang tersebut. Dunegan berusaha begitu lama untuk memperoleh bangunan itu untuk dijadikan sebuah gereja.
Dia menjelaskan bahwa dia telah mencoba untuk membeli bangunan itu sebelumnya tetapi harus membatalkan usahanya ketika dia dan pemiliknya tidak dapat mencapai kesepakatan. Pemilik kemudian memberi waktu kepada agen real estate seminggu untuk menjual bangunan dan menyarankan agen itu untuk menghubungi Dunegan, dan begitulah bekas situs pesta pora menjadi gereja.
Pahlawan lain dari kisah ini adalah Pendeta Kenny Menendez, yang mengatakan bahwa Tuhan mengatakan kepadanya bahwa dia perlu membuat gereja baru di Anchorage.
"Saya melihatnya sebagai, 'Ya, itu bisa menjadi gereja'," kata Menendez. "Itu hanya perlu facelift."
Yang dimaksud dengan "facelift" adalah pekerjaan seperti mengubah kelab dansa menjadi pelayanan kaum muda. Namun demikian, pendeta itu merasa bahwa Tuhan menyetujui upayanya.
Menurut laporan itu, Dunegan tidak yakin apakah Ibunya menari di kelab tari telanjang tersebut. Dunegan berusaha begitu lama untuk memperoleh bangunan itu untuk dijadikan sebuah gereja.
Dia menjelaskan bahwa dia telah mencoba untuk membeli bangunan itu sebelumnya tetapi harus membatalkan usahanya ketika dia dan pemiliknya tidak dapat mencapai kesepakatan. Pemilik kemudian memberi waktu kepada agen real estate seminggu untuk menjual bangunan dan menyarankan agen itu untuk menghubungi Dunegan, dan begitulah bekas situs pesta pora menjadi gereja.
Pahlawan lain dari kisah ini adalah Pendeta Kenny Menendez, yang mengatakan bahwa Tuhan mengatakan kepadanya bahwa dia perlu membuat gereja baru di Anchorage.
"Saya melihatnya sebagai, 'Ya, itu bisa menjadi gereja'," kata Menendez. "Itu hanya perlu facelift."
Yang dimaksud dengan "facelift" adalah pekerjaan seperti mengubah kelab dansa menjadi pelayanan kaum muda. Namun demikian, pendeta itu merasa bahwa Tuhan menyetujui upayanya.
Lihat Juga :