Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya

Sabtu, 24 Juli 2021 - 18:01 WIB
loading...
Venezuela Marah Jet...
Pesawat pengangkut militer berat tipe C-17 milik Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A A A
CARACAS - Venezuela menuduh Amerika Serikat (AS) melanggar wilayah udaranya, dalam apa yang disebut sebagai "provokasi terang-terangan".

Venezuela memperingatkan pihaknya akan "menanggapi dengan paksa" setiap manuver yang dilihatnya sebagai tindakan agresi.

Insiden itu terjadi ketika militer Kolombia dan AS terlibat latihan di dekat garis pantai Karibia Venezuela.

Baca juga: Pesawat Militer AS Terobos Langit Venezuela, Caracas Marah

"Pesawat pengangkut militer berat tipe C-17 AS menyeberang ke wilayah udaranya pada Kamis malam dalam periode tiga menit, melakukan perjalanan sekitar 14 mil laut," ungkap pernyataan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Venezuela.

Baca juga: Dua Agen China Didakwa di AS karena Targetkan Oposisi Beijing di Amerika

“Provokasi terang-terangan ini terjadi selama latihan militer gabungan oleh Angkatan Udara Kolombia dan Angkatan Darat di Departemen Antioquia dan Cundinamarca, di mana ada juga kehadiran jet tempur F-16 dan RC135 Amerika untuk eksplorasi strategis,” papar pernyataan Kemhan Venezuela.

Baca juga: Lupakan Suntikan, Pil Vaksin Covid-19 Mulai Diuji Klinis di Israel

Pada 16 Juli, Angkatan Udara Kolombia melaporkan latihan militer bersama dengan Amerika Serikat dengan tujuan meningkatkan interoperabilitas dengan negara-negara sekutu.

"Kami menyadari sebagai bagian dari latihan yang disebutkan di atas, tugas pengintaian sedang dilakukan terhadap ruang geografis Venezuela, itulah sebabnya kami tidak mengesampingkan kemungkinan tindakan bermusuhan lainnya terhadap kedaulatan dan integritas teritorial kami," ungkap pemerintah Venezuela.

“Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah mengeluarkan perintah yang tepat untuk tetap waspada dan menanggapi dengan tegas setiap tindakan agresi," papar peringatan pemerintah.

Venezuela tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat dan Kolombia, negara yang berbatasan dengannya sepanjang lebih dari 2.200 km.

Hubungan Caracas dengan Bogota dan Washington telah tegang sejak kepresidenan mendiang Hugo Chavez, tetapi ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Kolombia mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden, menganggap pemilihan kembali Maduro pada 2018 curang.

Maduro sering mencela apa yang dia gambarkan sebagai rencana membunuh atau menggulingkannya yang dipimpin oleh AS dan Kolombia, saingan internasional utamanya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved