Keji, Pasangan Australia Perbudak Nenek Asal India Selama 8 Tahun

Rabu, 21 Juli 2021 - 14:37 WIB
loading...
A A A
Sepanjang persidangan, pasangan itu membantah menjadikan wanita itu sebagai budak, bahkan setelah menerima vonis bersalah.

Tapi Hakim Champion mengatakan bahwa perbudakan bisa lebih halus daripada gambaran yang mendarah daging dari barisan pria yang dirantai bersama di dayung kapal atau pria, wanita dan anak-anak yang bekerja di ladang dalam perbudakan. Ia menambahkan bahwa pasangan itu telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, lapor situs berita Australia News.com.au.

Baca juga: Singapura Geger, Seorang Remaja Bunuh Siswa SMP

"Menggunakan atau memiliki seseorang dalam kondisi perbudakan adalah menjijikkan, merendahkan kondisi manusia dan pelanggaran berat hak asasi manusia," kata Champion.

Dia juga mengkritik Departemen Imigrasi Australia karena gagal memeriksa visa jangka pendek korban yang kedaluwarsa dan "hilang dalam tindakan," lapor Perth Now.

Korban saat ini tinggal di panti jompo, setelah dikirim ke sana setelah keluar dari rumah sakit pada Oktober 2015, menurut situs berita lokal.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved