Biden: Iran Terus Pasok Senjata untuk Hizbullah, Kedaulatan Lebanon Dirusak

Rabu, 21 Juli 2021 - 13:07 WIB
loading...
Biden: Iran Terus Pasok...
Para pendukung Hizbullah berpawai di Marjayoun, Lebanon, pada 7 Mei 2018. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Kedaulatan Lebanon terus dirusak karena berlanjutnya pengiriman senjata Iran ke Hizbullah. Kecaman itu diungkapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden saat dia memperpanjang keadaan darurat nasional di Lebanon.

“Kegiatan tertentu yang sedang berlangsung, seperti transfer senjata Iran yang berkelanjutan ke Hizbullah, yang mencakup sistem senjata yang semakin canggih, berfungsi melemahkan kedaulatan Lebanon, berkontribusi pada ketidakstabilan politik dan ekonomi di kawasan itu, dan terus menjadi ancaman yang tidak biasa dan luar biasa terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat,” papar Biden dalam surat kepada Kongres AS.

“Untuk alasan ini, saya telah memutuskan bahwa perlu melanjutkan keadaan darurat nasional yang dinyatakan dalam Perintah Eksekutif 13441 sehubungan dengan Lebanon,” ungkap Biden.

Baca juga: Protes Krisis Air di Iran Makin Memanas, Lima Orang Tewas dalam Bentrok

AS pertama kali mendeklarasikan keadaan darurat nasional untuk Lebanon selama pemerintahan Presiden AS George Bush pada 2007.

Baca juga: Inggris Ngotot Kerahkan Kapal Perang Secara Permanen di Laut China Selatan

AS percaya, dan terus percaya, bahwa aktor-aktor tertentu bertujuan mengganggu supremasi hukum di Lebanon.

Baca juga: Bendungan Terancam Jebol karena Banjir di China, 20.000 Tentara Dikerahkan

Washington mengatakan ini termasuk negara tetangga Suriah dan Hizbullah yang didukung Iran.

Menurut Gedung Putih, ancaman semacam itu juga menimbulkan risiko bagi keamanan nasional dan kebijakan luar negeri AS.

Selama empat belas tahun berturut-turut, keadaan darurat nasional untuk Lebanon akan diperpanjang selama 365 hari lagi.

Namun tahun ini mungkin salah satu waktu yang paling sulit bagi Lebanon. Negara ini menderita krisis ekonomi dan keuangan yang belum pernah terjadi sebelumnya karena korupsi yang merajalela atas nama elit penguasa, ditambah pandemi COVID-19 dan ledakan di pelabuhan Beirut.

Hizbullah terus menjadi satu-satunya pemilik senjata di luar kendali negara. Partisipasinya dalam konflik regional, termasuk di Suriah, Irak dan Yaman, telah memutuskan hubungan dengan sekutu tradisional Arab dan Teluk.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved