PM Malaysia: Patuhi Aturan Pembatasan Covid-19 Adalah Jihad
Selasa, 20 Juli 2021 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan garda terdepan yang terdiri dari tenaga kesehatan, aparat keamanan, pegawai negeri sipil, relawan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM), telah menunjukkan pengorbanan besar dalam memerangi Covid-19 sejak tahun lalu.
“Saya sangat mengapresiasi pengorbanan dan saya doakan pengorbanan para garda terdepan ini, dan masyarakat pada umumnya, akan dibalas oleh Allah SWT,” ujarnya.
Sementara itu, kata Muhyiddin, umat Islam juga banyak yang putus asa karena harus menunda haji tahun ini, menyusul keputusan pemerintah Arab Saudi untuk tidak mengizinkan orang asing menunaikan ibadah haji karena situasi Covid-19.
Terkait hal ini, dia berharap umat Islam menerima keputusan ini dengan kesabaran dan pikiran terbuka. Baca juga: Dukung Gerakan Bendera Putih, Perusahaan di Malaysia Tawarkan Pembalut
“Kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam. Kami juga kehilangan kesempatan untuk mengunjungi Baitullah al-Haram dan Makam Nabi selama berada di Tanah Suci,” ucapnya.
“Saya sangat mengapresiasi pengorbanan dan saya doakan pengorbanan para garda terdepan ini, dan masyarakat pada umumnya, akan dibalas oleh Allah SWT,” ujarnya.
Sementara itu, kata Muhyiddin, umat Islam juga banyak yang putus asa karena harus menunda haji tahun ini, menyusul keputusan pemerintah Arab Saudi untuk tidak mengizinkan orang asing menunaikan ibadah haji karena situasi Covid-19.
Terkait hal ini, dia berharap umat Islam menerima keputusan ini dengan kesabaran dan pikiran terbuka. Baca juga: Dukung Gerakan Bendera Putih, Perusahaan di Malaysia Tawarkan Pembalut
“Kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam. Kami juga kehilangan kesempatan untuk mengunjungi Baitullah al-Haram dan Makam Nabi selama berada di Tanah Suci,” ucapnya.
Lihat Juga :