Prancis Perketat Aturan bagi Pelancong dari Eropa dan Negara Zona Merah

Senin, 19 Juli 2021 - 00:50 WIB
loading...
Prancis Perketat Aturan...
Pihak berwenang Prancis memutuskan untuk menerapkan aturan yang lebih ketat pada pelancong yang melakukan vaksinasi dari negara-negara berisiko tinggi. Foto/REUTERS
A A A
PARIS - Pihak berwenang Prancis memutuskan untuk menerapkan aturan yang lebih ketat pada pelancong yang melakukan vaksinasi dari negara-negara berisiko tinggi. Ini termasuk dari negara-negara Eropa, dengan jumah kasus Covid-19 yang masih relatif tinggi.

"Pendatang dari Inggris, Spanyol, Portugal, Siprus, Belanda dan Yunani, yang belum menjalani vaksinasi harus menunjukkan tes Covid-19 negatif yang dilakukan dalam 24 jam terakhir," kata kantor Perdana Menteri Prancis, Jean Castex. Baca juga: Prancis Minta Warganya Tak Kunjungi Spanyol dan Portugal

Sementara itu, orang yang telah menyelesaikan inokulasi mereka dengan suntikan yang diakui oleh European Medicines Agency (EMA), yakni Pfizer/BioNTech, Moderna, AstraZeneca atau Johnson & Johnson, tidak lagi dikenai pembatasan perjalanan ke atau dari Prancis.

Selain itu, Tunisia, Mozambik, Kuba, dan Indonesia masuk dalam daftar merah, artinya masyarakat membutuhkan alasan kuat untuk bepergian, menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 sebelum keberangkatan dan melakukan isolasi mandiri selama 10 hari.

"Varian Delta ada di sini, kita tidak boleh menyembunyikan kebenaran, ini lebih menular daripada yang sebelumnya. Kita harus beradaptasi dan menghadapinya," kata Castex, seperti dilansir Xinhua padaSenin (19/7/2021).

Castex dikesempatan yang sama juga mendesak warga Prancis untuk segera melakukan vaksinasi. "Menghadapi situasi pandemi yang mengkhawatirkan, hanya ada satu solusi, solusi prioritas: vaksinasi," ucapnya. Baca juga: Prancis Desak Warganya Tinggalkan Afghanistan di Tengah Gelombang Serangan Taliban

"Kita harus memvaksinasi. Kita harus menyebarkan health pass. Penting untuk melindungi diri kita sendiri, untuk melakukan sebanyak mungkin aktivitas, untuk menghindari harus mengambil langkah-langkah pengereman yang kuat," tukas Castex.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
Berita Terkini
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved